Yoga Tiap Hari Mampu Tingkatkan Kualitas Sperma

Senin, 18 Juni 2018 | 20:30 WIB
Yoga Tiap Hari Mampu Tingkatkan Kualitas Sperma
Ilustrasi lelaki sedang yoga. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut penelitian All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), yang diterbitkan dalam jurnal Nature Review Urology, yoga setiap hari dapat meningkatkan kualitas sperma. Penelitian merupakan hasil kerja sama antara AIIMS dengan Departemen Urologi dan Obstetri dan Ginekologi, yang menyimpulkan, penyebab utama fungsi sperma menurun adalah kerusakan pada DNA.

Kualitas komponen genetik dalam sperma sangat penting untuk kelahiran anak yang sehat. 

"Kerusakan DNA pada sperma menyebabkan peningkatan kemungkinan mutasi germline denovo dan akumulasi basa mutagenik. Hal ini menyebabkan anak-anak mengalami peningkatan risiko kelainan genetik dan epigenetik dan dengan demikian mempengaruhi kesehatan anak-anak, " kata Dr Rima Dada, seorang Profesor-in-charge dari Laboratorium Molekuler Reproduksi dan Genetika, Departemen Anatomi di AIIMS, seperti dilansir zeenews.india.com.

Sementara itu, penyebab utama kerusakan DNA adalah stres oksidatif, suatu kondisi di mana ada ketidakseimbangan antara tingkat radikal bebas dan kapasitas anti-oksigen dalam tubuh.Dari semua sel dalam tubuh, sel germinal laki-laki adalah yang paling rentan terhadap stres oksidatif.

Stres oksidatif dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti pencemaran lingkungan, paparan insektisida dan pestisida, radiasi elektromagnetik, infeksi, merokok, konsumsi alkohol, obesitas dan konsumsi makanan cepat saji berlebihan.

Semua faktor ini dapat dicegah dengan gaya hidup sehat, yang pada gilirannya dapat mengurangi insiden infertilitas pada laki-laki.

Melakukan yoga secara teratur merupakan hal yang dianjurkan, karena mampu mengurangi stres oksidatif serta kerusakan DNA.

Penelitian ini dilakukan pada 200 laki-laki yang berlatih yoga selama 6 bulan.

"Kami mengamati penurunan yang signifikan dalam tekanan oksidatif seminalis dalam 21 hari dan peningkatan kualitas DNA dalam 6 bulan," sebut penelitian.

Ada pengurangan pada skor depresi, stres dan kecemasan. Ini, kata Dr Rima Dada, bisa dijelaskan lewat peningkatan kadar bahan kimia tertentu.

Yoga sendiri dikenal dapat memperlambat proses penuaan dengan mengurangi tingkat radikal bebas, mengurangi kerusakan DNA dan mempertahankan panjang telomer dengan mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan aktivitas telomerase.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI