Tinggal di Pedesaan Bisa Hambat Kepikunan pada Lansia

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 13 Juli 2018 | 10:52 WIB
Tinggal di Pedesaan Bisa Hambat Kepikunan pada Lansia
Ilustrasi sepasang lansia yang tinggal di pedesaan. (Shutterstock)

Suara.com - Menghabiskan masa tua di pedesaan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan tampaknya menjadi impian semua orang, yang menakjubkan menurut penelitian, tinggal di pedesaan  yang memiliki ruang hijau lebih banyak ternyata dapat menghambat kepikunan pada lansia.

Temuan ini didapat Carmen de Keijzer dan tim setelah menganalisis 6500 orang di Inggris berusia 45-68 tahun. Untuk mengukur tingkat kognitif mereka, peneliti meminta responden menyelesaikan tes kognitif pada tiga tahap, yakni untuk mengukur memori jangka pendek, verbal dan keterampilan matematika mereka.

"Kami menemukan bahwa peserta yang tinggal di lingkungan dengan lebih banyak tumbuh-tumbuhan mengalami penurunan kognitif yang sedikit lebih lambat dibandingkan mereka yang tinggal di lingkungan yang gersang," ujarnya dilansir Nypost.

Keijzer menambahkan tempat tinggal menentukan seberapa baik tingkat kognitif seseorang. Meski demikian ia tidak menyelidiki apakah jumlah kunjungan ke ruang hijau juga berperan dalam meningkatkan fungsi kognitif.

"Secara umum kami bisa menyimpulkan bahwa ruang hijau bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental," jelasnya.

Pada penelitiannya, Keijzer juga menemukan responden yang menghabiskan masa tuanya di perkotaan lebih sering didera stres dan paparan polusi yang berkontribusi pada penurunan fungsi kognitif.

Sedangkan pada responden yang tinggal di pedesaan yang masih dipenuhi pepohonan dan perkebunan tampaknya lebih tinggi kemampuan mengingatnya saat lansia. Ia menduga bahwa suasana yang sejuk cenderung bebas polusi dan lebih rendah risikonya terpapar stres.

"Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memastikan secara definitif bahwa ruang hijau menyebabkan perlambatan penurunan kognitif," paparnya tentang manfaat tinggal di pedesaan yang ternyata bisa menghambat kepikunan pada lansia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suka Ngorok, Awas Diintai Pikun Lebih Cepat!

Suka Ngorok, Awas Diintai Pikun Lebih Cepat!

Health | Sabtu, 07 Juli 2018 | 10:47 WIB

Kebanyakan Tidur saat Puasa, Awas Bisa Gampang Pikun!

Kebanyakan Tidur saat Puasa, Awas Bisa Gampang Pikun!

Health | Senin, 11 Juni 2018 | 19:15 WIB

Rutin Seks, Ini Manfaatnya bagi Ingatan Lansia

Rutin Seks, Ini Manfaatnya bagi Ingatan Lansia

Lifestyle | Jum'at, 08 Juni 2018 | 22:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB