Orang Indonesia Tertinggi Nonton TV dan Gadget, Ini Bahayanya

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 17 Juli 2018 | 11:23 WIB
Orang Indonesia Tertinggi Nonton TV dan Gadget, Ini Bahayanya
Ilustrasi menonton TV. (shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian yang dibuat oleh lembaga riset Millward Brown mengungkap fakta bahwa masyarakat atau orang Indonesia tertinggi soal durasi menatap atau nonton TV dan gadget setiap harinya, yakni sembilan jam per hari dan pada momen Piala Dunia kemarin, jumlah waktu ini bertambah hingga dua jam menjadi 11 jam per hari.

Salah satu risiko yang harus Anda waspadai dari kebiasaan menonton televisi atau menatap layar gawai terlalu sering adalah gejala mata kering. Menanggapi hal tersebut dr. Damara Andalia Sp.M menatap layar gadget dan gawai dapat meningkatkan potensi gejala mata kering dan dapat mengganggu kenyamanan penglihatan dalam jangka panjang.

Selain itu kurangnya jam tidur malam akibat kebiasaan menonton bola selama sebulan Piala Dunia 2018 berlangsung juga bisa mengakibatkan kekeringan pada mata, karena air mata tidak cukup untuk melumasi mata.

"Salah satu akibat dari menatap layar TV dan gadget terlalu lama adalah gejala mata kering yang terindikasi dari jumlah kedipan mata berkurang hingga setengahnya," ujar dia dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Selasa (17/7/2018).

Di samping itu layar televisi dan gadget, lanjut Damara, juga memancarkan sinar bergelombang tinggi atau dikenal sebagai blue light yang dapat mengurangi kualitas penglihatan mata secara jangka panjang.

Untuk mengatasi kondisi mata kering akibat kebiasaan menonton televisi atau menatap layar gadget dalam jangka waktu lama, ia menyarankan untuk mengistirahatkan mata selama 20 detik tiap 20 menit sekali dengan fokus penglihatan pada sebuah objek berjarak 20 kaki. Ia juga mengimbau untuk memenuhi asupan air putih agar tubuh tetap terhidrasi dari dalam.

"Jika perlu gunakan obat tetes mata yang berfungsi untuk mengatasi kekeringan pada mata ketika mata mulai mengalami gejala mata kering," tambah Damara.

Untuk mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital dalam momen Piala Dunia kemarin Combiphar menyelenggarakan program edukasi Insto Buka Mata Nonton Bola.

Weitarsa Hendarto, Vice President Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar mengatakan bahwa sebagai perusahaan consumer healthcare, pihaknya senantiasa ingin mendorong kesadaran masyarakat menjalani gaya hidup lebih sehat melalui upaya preventif.

baca juga

"Salah satunya, menjaga kesehatan mata. Combiphar memahami menonton televisi dan memakai gadget sulit dihindari. Karenanya, kondisi mata harus dijaga. Jangan sampai kering," tandasnya tentang bahaya kesehatan bila sering nonton TV dan gadget.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tes Produk Tak Sengaja : Berfungsi Walau Terbenam di Lautan

Tes Produk Tak Sengaja : Berfungsi Walau Terbenam di Lautan

Tekno | Senin, 16 Juli 2018 | 15:00 WIB

Smartphone Meledak, Lukai Remaja Putri

Smartphone Meledak, Lukai Remaja Putri

Tekno | Minggu, 15 Juli 2018 | 23:00 WIB

Begini, Cara Memotret Pakai Ponsel Serasa Kamera Digital

Begini, Cara Memotret Pakai Ponsel Serasa Kamera Digital

Tekno | Kamis, 12 Juli 2018 | 21:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×