Nama Panggilan Berdampak Besar Bagi Hidup Seseorang

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 17 Juli 2018 | 20:00 WIB
Nama Panggilan Berdampak Besar Bagi Hidup Seseorang
Ilustrasi persahabatan [Shutterstock].

Suara.com - Anda ingin dipanggil atau disapa sebagai siapa? Bila ditanya seperti demikian rasanya sungguh melegakan, karena menawarkan sebuah kesetaraan. Bahkan membuka adanya pilihan yang merujuk atau mengikuti kemauan kita.

Tetapi di masa kanak-kanak, sekolah, bahkan mungkin hingga dewasa, munculnya nickname, julukan, atau panggilan tak terelakkan. Bila terdengar menyenangkan, bakal membawa nilai-nilai positif bagi yang dipanggil.

Namun sebaliknya, mendapatkan julukan tak mengenakkan bakal membawa kekesalan dan berdampak secara psikologis pula.

Henry Habimana, seorang pensiunan guru, menyatakan kepada The New Times, Rwanda bahwa, “Nickname berdampak terhadap rasa percaya diri anak-anak. Nama berbau negatif bakal menjatuhkan si anak. Mereka sangat terganggu dan marah, bisa mempengaruhi konsentrasi di kelas bahkan performa secara keseluruhan.”

Sementara John Malouff, PhD, JD, Associate Professor of Professor di salah satu universitas Australia berkisah, “Seorang teman saya, meski lelaki dijuluki “Nenek”. Bertahun-tahun kemudian dia memberi tahu saya, bahwa panggilan itu merusak harga dirinya. Sebagai seorang psikolog, hal ini tampak jelas bagi saya sekarang. Tetapi dahulu tidak pernah terpikirkan. Untungnya, saya memiliki kebiasaan memberikan nama panggilan yang positif, bahkan memberi julukan pada diri sendiri: Jaunty John.”

Dua pendapat ini sangat mencerahkan, mengingat masa kecil sampai remaja adalah saat-saat krusial pertumbuhan mental.

Penulis sendiri bersyukur, mendapatkan nama panggilan supportively dari pihak keluarga, semasa sekolah dan kuliah, bahkan sampai di tempat bekerja. Pengecualian terjadi di akhir masa SMP. Hanya dilakukan satu orang, yang tega memanggil dengan sebutan kurang pantas.

Dan tetap menyimpan nama itu sampai puluhan tahun. Terasa mengganggu pihak yang dipanggil, namun si pemberi julukan enggan mengubahnya. Satu-satunya cara adalah terus-terang menyampaikan keberatan. 

Bagaimana pun, si empunya nama adalah orang yang paling berhak atas namanya sendiri. Jangankan julukan, bahkan untuk mengubah nama lahir pun negara memberikan dukungan ini. Contohnya Inggris.

baca juga

Pemerintahan Britania Raya mengenal deed poll. Yaitu sebuah proses pengubahan nama secara legal, yang mengakomodasi penggantian semua bagian nama, sebagian, menambah atau mengurangi, juga mengganti ejaannya. Untuk alasan apapun, termasuk hal pribadi, semisal tidak merasa cocok dengan nama lahir.

Kembali kepada pemberian julukan atau panggilan, memberi makna positif dan harapan kepada pihak yang diberi nama adalah sebuah hal penting lagi mendasar.

“Karena kita memberikan nilai dan identifikasi lewat nama itu sendiri, dan inisial atau julukan, logikanya merujuk kepada hal yang familiar atau secara umum menggambarkan sosok ini,” tulis Maria Konnikova, di The New Yorker.

Ingin tahu soal rasa sayang para sahabat dengan memberikan julukan kepada kita, silakan menuju ke Dewiku.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akali Waktu Saat Anak-anak Tidur, Anda Puas Bercinta

Akali Waktu Saat Anak-anak Tidur, Anda Puas Bercinta

Lifestyle | Kamis, 12 Juli 2018 | 22:00 WIB

Isi Liburan Sekolah Anak dengan 4 Kegiatan Edukatif Ini

Isi Liburan Sekolah Anak dengan 4 Kegiatan Edukatif Ini

Health | Senin, 02 Juli 2018 | 19:55 WIB

Ajarkan Jadi Pemaaf, Ini Lima Manfaat bagi Anak

Ajarkan Jadi Pemaaf, Ini Lima Manfaat bagi Anak

Health | Selasa, 26 Juni 2018 | 13:00 WIB

Hal Sederhana Ini Ternyata Ikut Tentukan Kesuksesan Anak

Hal Sederhana Ini Ternyata Ikut Tentukan Kesuksesan Anak

Health | Minggu, 20 Mei 2018 | 15:28 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×