Studi: Dibanding Perempuan, Pria Bisa Lebih Cepat Pulih dari Flu

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 23 Juli 2018 | 14:17 WIB
Studi: Dibanding Perempuan, Pria Bisa Lebih Cepat Pulih dari Flu
Ilustrasi pasangan menderita flu. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah studi pernah mengklaim bahwa beberapa pria memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah daripada yang diduga sebelumnya, tapi untuk masalah influenza alias flu ternyata bisa lebih cepat pulih daripada perempuan.

Beranjak dari situlah kemudian para peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health memutuskan untuk menyelidiki berbagai efek flu pada lelaki dan perempuan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Biology of Sex Differences menyatakan bahwa perempuan cenderung lebih menderita saat flu dari lelaki. Sayangnya mengenai alasan tersebut, peneliti belum mengonfirmasi.

Dalam studi, tim melakukan penelitian dengan mengambil tikus jantan hidup yang sudah terinfeksi dan sel manusia dengan dosis H1N1 yang tidak mematikan, strain Influenza A.

Peningkatan produksi amphiregulin pada tikus jantan dan sel manusia diyakini telah memungkinkan waktu pemulihan lebih cepat dari strain influenza. Sedangkan tikus jantan yang menghasilkan amphiregulin ditemukan memiliki waktu pemulihan yang sama dengan tikus betina.

Amphiregulin adalah adalah faktor pertumbuhan yang telah ditemukan untuk memainkan peran dalam perbaikan dan pengembangan jaringan.

“Temuan baru di sini adalah bahwa perempuan memiliki perbaikan jaringan yang lebih lambat selama pemulihan, karena produksi amphiregulin yang relatif rendah,” kata penulis utama Sabra Klein, PhD, yang bekerja sebagai profesor di Bloomberg School dilansir dari Independent.co.uk.

Profesor Klein berpendapat bahwa perawatan flu di masa depan yang meningkatkan produksi amphiregulin dapat sangat bermanfaat bagi perempuan.

Namun, meski tim peneliti telah menemukan hubungan antara produksi amphiregulin dan waktu pemulihan influenza, mereka belum mengetahui alasan, mengapa lelaki lebih bisa menghasilkan tingkat amphiregulin yang lebih besar daripada perempuan.

Satu alasan yang mungkin bisa menjelaskan adalah karena kadar hormon seks testosteron yang lebih tinggi pada lelaki yang ada hubungannya juga pada produksi amphiregulin.

Selama penelitian, para peneliti menemukan bahwa testosteron juga berperan dalam melindungi tikus jantan dari gejala flu yang parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selesma Berbeda dengan Influenza, Begini Cara Mengobatinya

Selesma Berbeda dengan Influenza, Begini Cara Mengobatinya

Health | Minggu, 22 Juli 2018 | 22:00 WIB

Khusus Pria, Ini Manfaat Semangka yang Penting Untukmu!

Khusus Pria, Ini Manfaat Semangka yang Penting Untukmu!

Health | Rabu, 18 Juli 2018 | 20:30 WIB

Studi: Lelaki Lebih Unggul Soal Navigasi

Studi: Lelaki Lebih Unggul Soal Navigasi

Lifestyle | Kamis, 24 Mei 2018 | 10:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB