Era Baru Pengobatan Malaria Sudah di Depan Mata

Dythia Novianty, Risna Halidi

Selasa, 24 Juli 2018 | 11:41 WIB
Era Baru Pengobatan Malaria Sudah di Depan Mata
Ilustrasi obat-obatan malaria. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah obat baru untuk mengobati penyakit malaria akan segera dijual di pasaran. Obat bernama Krintafel tersebut dibuat khusus untuk mengurangi gejala mematikan yang disebabkan oleh parasit plasmodium vivax, penyebab malaria.

Malaria diprediksi menjangkiti 8,5 juta penduduk dunia setiap tahun. Di Afrika sendiri, malaria merupakan penyakit pandemi yang telah menggerogoti jutaan anak.

Cara kerja penyakit malaria sangat khas. Orang yang terinfeksi parasit malaria dapat bertindak sebagai rumah, dan tanpa mereka sadari, parasit bisa hidup kembali di dalam tubuh mereka.

Bila orang tersebut digigit seekor nyamuk, maka nyamuk tersebut dapat membawa parasit yang sama ke orang lain. Kondisi tersebut terus berulang sampai-sampai peneliti kesulitan menghilangkan penyakit malaria secara tuntas di muka bumi.

Sekarang Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat, FDA, telah memberikan persetujuan untuk tafenoquine atau Krintafel, obat yang diklaim dapat mengusir parasit keluar dari tempat persembunyiannya di dalam tubuh.

"Kemampuan untuk menyingkirkan parasit di hati dengan dosis tunggal tafenoquine adalah pencapaian yang fenomenal dan dalam pikiran saya itu merupakan salah satu kemajuan paling signifikan dalam pengobatan malaria di 60 tahun terakhir," kata Prof Ric Price, dari Oxford University.

Krintafel dapat diminum bersamaan dengan obat lain untuk mengurangi infeksi karena malaria.

Meski efektif dan disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat, tetapi FDA tetap menggaris bawahi efek samping obat saat digunakan. Misalnya, orang dengan masalah enzim yang disebut defisiensi G6PD, tidak boleh mengonsumsi obat tersebut karena dapat menyebabkan anemia parah.

Ada juga kekhawatiran bila dikonsumsi dalam dosis yang tinggi, Krintafel bisa menjadi masalah bagi orang dengan penyakit kejiwaan. [BBC]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bill Gates Bikin Nyamuk Rekayasa Pembunuh Malaria

Bill Gates Bikin Nyamuk Rekayasa Pembunuh Malaria

Tekno | Rabu, 27 Juni 2018 | 17:15 WIB

Rahasia Malaria Sebagai Pembunuh Manusia Sukses Ditelusuri

Rahasia Malaria Sebagai Pembunuh Manusia Sukses Ditelusuri

Tekno | Kamis, 24 Mei 2018 | 11:44 WIB

Menkes Target Indonesia Bebas Endemis Malaria di 2020

Menkes Target Indonesia Bebas Endemis Malaria di 2020

News | Senin, 30 April 2018 | 02:15 WIB

Super Malaria Menyebar Cepat di Asia

Super Malaria Menyebar Cepat di Asia

Health | Minggu, 24 September 2017 | 06:30 WIB

Kenapa Nyamuk Gigit Kamu, Bukan Dia? Ini Alasannya...

Kenapa Nyamuk Gigit Kamu, Bukan Dia? Ini Alasannya...

Your Say | Senin, 21 Agustus 2017 | 15:00 WIB

Sukses Mencapai "Nol Malaria", Apa Rahasia Aceh Barat Daya?

Sukses Mencapai "Nol Malaria", Apa Rahasia Aceh Barat Daya?

Health | Selasa, 15 November 2016 | 19:38 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB