Studi: Bekerja 55 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Masalah Jantung

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 24 Juli 2018 | 18:47 WIB
Studi: Bekerja 55 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Masalah Jantung
Ilustrasi bekerja berjam-jam hingga larut malam (Shutterstock)

Suara.com - Banyak studi membuktikan bahwa bekerja tanpa mengenal waktu, selama berjam-jam lamanya bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya masalah jantung.

Itulah pula yang dilaporkan European Heart Journal. Sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan oleh salah satu organisasi menunjukkan bahwa bekerja berjam-jam dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengalami fibrilasi atrium.

Fibrilasi atrium atau detak jantung tidak teratur, biasanya mengacu pada situasi ketika dua bilik atas jantung Anda berdetak dengan tidak mempertahankan sinkronisasi dengan dua bilik bawah, atau ventrikel. Secara kontras, selama fibrilasi atrium, atria diaktifkan pada tingkat 400 denyut per menit dalam pola listrik yang kacau.

Detak jantung yang tidak teratur ini dapat menyebabkan darah menggenang, yang pada gilirannya akan membentuk gumpalan yang mungkin menyebabkan stroke. Jika tidak diperiksa dan dikendalikan, fibrilasi atrium juga bisa melemahkan jantung Anda, yang dapat menyebabkan gagal jantung.

Untuk melakukan studi ini, tim mensurvei lebih dari 85.000 orang dewasa yang bekerja selama beberapa jam setiap minggu. Penelitian ini, dilansir Boldsky, lantas menemukan bahwa orang yang bekerja 55 jam atau lebih dalam seminggu, 42 persen lebih mungkin untuk didiagnosis dengan fibrilasi atrium daripada mereka yang bekerja di antara 35 dan 40 jam seminggu.

Yang lebih menakutkan, sembilan dari setiap sepuluh kasus fibrilasi atrium terdeteksi pada orang yang tidak memiliki penyakit jantung sebelumnya. Ini jelas menunjukkan bahwa jam kerja yang lama adalah alasan di balik kondisi tersebut, daripada masalah jantung yang lain.

Masalah ini, kata para peneliti, dapat disebabkan stres dan masalah terkait, yang berjalan seiring dengan jam kerja yang panjang.

Berikut adalah beberapa gejala yang harus diwaspadai terkait tanda fibrilasi atrium.

1. Jantung berdebar-debar atau berdegup kencang.
2. Nyeri dada, ada tekanan atau ketidaknyamanan di bagian dada.
3. Sesak napas
4. Pusing
5. Kelelahan atau kekurangan energi yang serius
6. Intoleransi terhadap olahraga

baca juga

Fibrilasi atrial biasanya terjadi dengan gejala yang datang dan pergi. Atau dalam beberapa kasus, berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam, dan setelah itu berhenti dengan sendirinya. Jadi, jangan abaikan gejala-gejala ini walaupun itu hanya sementara.

Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menghindari kondisi tersebut? Mengurangi jam kerja pasti akan membantu mengurangi risiko jantung Anda. Namun, banyak dari Anda yang merasa sulit untuk melakukannya.

Karena itu, yang bisa Anda lakukan adalah menjadikan kebiasaan sehat sebagai prioritas. Mulai menambahkan satu kebiasaan sehat ke rutinitas Anda selama dua minggu pertama.

Anda dapat mencoba berjalan selama 20 menit di antara waktu makan siang. Atau, Anda harus memiliki waktu tidur penuh selama 7 jam setiap malam, dan matikan ponsel saat tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Dibanding Perempuan, Pria Bisa Lebih Cepat Pulih dari Flu

Studi: Dibanding Perempuan, Pria Bisa Lebih Cepat Pulih dari Flu

Health | Senin, 23 Juli 2018 | 14:17 WIB

Bagi Perempuan Bekerja, Ini Daftar Lima Gangguan Kesehatan

Bagi Perempuan Bekerja, Ini Daftar Lima Gangguan Kesehatan

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 17:30 WIB

Para Pemudik, Waspadai Juice Jacking!

Para Pemudik, Waspadai Juice Jacking!

Tekno | Senin, 11 Juni 2018 | 17:21 WIB

Terkini

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:35 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna

Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik

Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ

Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:14 WIB

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:13 WIB

×