Kemenkes Imbau Masyarakat Konsumsi SKM dengan Bijak

RR Ukirsari Manggalani, Risna Halidi

Senin, 30 Juli 2018 | 14:00 WIB
Kemenkes Imbau Masyarakat Konsumsi SKM dengan Bijak
Susu kental manis [Shutterstock].

Suara.com - Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Eni Gustina, MPH, mengatakan bahwa saat ini, mayoritas penggunaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah untuk penyakit tidak menular.

Ini kata Eni Gustina, terjadi akibat pola makan kurang baik masyarakat Indonesia yang berlangsung sejak kecil.

Untuk itu pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 63 Tahun 2015 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak.

"Konsumsi gula (orang dewasa) sehari maksimal 50 gram atau sekitar empat sendok makan. Balita hanya 35 gram atau sama dengan tiga sendok makan," kata Eni Gustina dalam acara penandatangan MoU antara PP Muslimat NU - YAICI tentang Edukasi Masyarakat Bijak Menggunakan SKM di Jakarta, Senin, (30/07/2018).

Eni Gustina kemudian menyinggung mengenai polemik Susu Kental Manis atau SKM yang sempat ramai di masyarakat. Menurutnya, jenis ini adalah susu yang dikeringkan, dan memiliki jatah protein hanya sekitar delapan persen dengan kandungan gula mencapai 50 persen.

Meski tidak melarang penggunaan SKM, Kemenkes tidak menyarankan pemberian SKM pada balita dan hanya boleh untuk topping atau pelengkap makanan saja.

"Kita perlu menyikapi dengan benar, dan memberikan dengan bijak. Jangan diberikan dalam bentuk tunggal, seperti untuk minum susu. Kalau kelebihan gula sejak kecil, jantung anak akan bekerja keras dan akan terkompensasi saat mereka dewasa nanti," lanjut Eni Gustina.

Polemik SKM sendiri bermula karena terbitnya surat edaran dari Badan POM dengan No HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang Label dan Iklan pada produk Susu Kental dan Analognya (sub kategori pangan 01.3) dan menegaskan bahwa SKM bukan pengganti nutrisi.

Untuk menindaklanjuti langkah tegas BPOM dan anjuran Kemenkes RI itu, PP Muslimat NU bersama YAICI sepakat untuk menjalin kerjasama dalam mengedukasi masyarakat mengenai cara mengonsumsi SKM yang tepat.

baca juga

"Kami menganjurkan asupan pangan kepada anak secara agama. SKM adalah pilihan terakhir, bisa juga tidak dipakai, kalau terpaksa, gunakan secara bijak," kata Ketua Harian II PP Muslimat NU, Dr Hj Sri Mulyati MA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Lombok, Kemenkes Kerahkan Petugas Kesehatan Tambahan

Gempa Lombok, Kemenkes Kerahkan Petugas Kesehatan Tambahan

News | Senin, 30 Juli 2018 | 09:32 WIB

Ini Lho Manfaat Mengikutsertakan Anak dalam Kompetisi

Ini Lho Manfaat Mengikutsertakan Anak dalam Kompetisi

Health | Sabtu, 28 Juli 2018 | 20:55 WIB

Ini Asupan yang Dibutuhkan Otak agar Anak Mampu Berpikir Cerdas

Ini Asupan yang Dibutuhkan Otak agar Anak Mampu Berpikir Cerdas

Health | Sabtu, 28 Juli 2018 | 19:20 WIB

Anda Pecinta Junk Food? Awas Penyakit Ini Sedang Mengintai

Anda Pecinta Junk Food? Awas Penyakit Ini Sedang Mengintai

Health | Rabu, 25 Juli 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×