Percepat Tangani Korban Gempa, 50 Tenaga Medis Dikirim ke Lombok

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 10:30 WIB
Percepat Tangani Korban Gempa, 50 Tenaga Medis Dikirim ke Lombok
Tenaga medis yang siap berangkat demi percepatan penanganan korban gempa [Suara.com/Firsta Nodia].

Suara.com - Bencana gempa bumi di Lombok dengan kekuatan 7 Skala Ritcher pada Minggu lalu (05/08/2018) menimbulkan banyak korban jiwa. Hingga Jumat (10/08/2018) siang, sebanyak 321 orang dinyatakan meninggal dunia. 

Ratusan orang terluka tertimpa bangunan dan 270.168 warga mengungsi akibat tempat tinggalnya dan fasilitas umum dinyatakan rusak berat.

Untuk mempercepat penanganan pada korban luka akibat gempa, Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) mengirimkan 50 tenaga medis dan satu ton kebutuhan logistik primer.

Pengurus Pusat Ketua Ikatan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), Professor Andi Asadul Islam, SpBS., mengatakan bahwa bantuan tenaga medis itu terdiri dari dokter spesialis, dokter residen, dokter umum dan tenaga keperawatan. IKABI sebelumnya juga telah menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 150 juta pada 8 Agustus lalu. 

"Pengiriman kebutuhan primer berupa sembako, pakaian, selimut dan ahli medis kami lakukan setelah gempa berlangsung. Tujuan utama selain kebutuhan primer itu bermanfaat, para ahli medis dapat bergerak cepat membantu korban," ujar Andi Asadul Islam.

Ditambahkan, Dr. Ramses Indriawan,SpB ( K ) Onk., anggota PABI mengatakan, pengiriman sekitar 50 tenaga ahli bedah dari IKABI didatangkan dari Sulawesi Selatan, Bali, Jakarta, Semarang dan Solo serta berbagai kota di Indonesia. Adapun bantuan logistik IKABI diserahterimakan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wilayah Lombok.

"Sejumlah dokter dari IDI dan IKABI kami kerahkan ke beberapa tempat. Ada yang bertugas di rumah sakit umum daerah dan adapula yang langsung ke titik bencana, misalnya di Lombok Utara. Relawan pun sudah menyebar untuk membantu pengiriman logistik dan bahan bakar," jelas Dr. Ramses Indriawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank BJB Bantuan Korban Gempa Lombok Rp 1,6 Miliar

Bank BJB Bantuan Korban Gempa Lombok Rp 1,6 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 21:56 WIB

Sabyan Gambus Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Sabyan Gambus Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Entertainment | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 20:43 WIB

Gempa Lombok karena Dirinya Dukung Jokowi, Ini Respons TGB

Gempa Lombok karena Dirinya Dukung Jokowi, Ini Respons TGB

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 18:55 WIB

Jokowi Masih Mampu Atasi Gempa Lombok, Belum Butuh Bantuan Asing

Jokowi Masih Mampu Atasi Gempa Lombok, Belum Butuh Bantuan Asing

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 16:34 WIB

Terkini

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

×