alexametrics

Dokter: Penderita Diabetes Boleh Kok Makan Durian, Ini Triknya!

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia
Dokter: Penderita Diabetes Boleh Kok Makan Durian, Ini Triknya!
Buah durian. (Shutterstock)

Dibanding melarang diabetesi menikmati beragam makanan, dr. Aris lebih senang mengedukasi penderita diabetes.

Suara.com - Terdiagnosis mengidap diabetes bukan hal mudah yang bisa diterima siapapun. Apalagi, belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Belum lagi sederet pantangan makan yang harus dipatuhi penderita diabetes.

Nah salah satu makanan yang pantang dikonsumsi diabetesi adalah durian. Pasalnya disampaikan  Dr. dr. Aris, Sp.PD., KEMD., Ketua PEDl (Perhimpunan Edukator Diabetes lndonesia), si 'raja buah' ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang begitu cepat dalam tubuh setelah dikonsumsi.

"Durian itu cepat sekali menaikkan kadar gula darah. Itu sebabnya diabetesi harus membatasi konsumsi buah ini," ujar dr. Aris dalam peluncuran aplikasi Teman Diabetes di Jakarta, Jumat (11/8/2018).

Sebenarnya, kata dr. Aris, diabetesi diperbolehkan mengonsumsi durian, asal mematuhi persyaratan ini. Ya,  dibanding melarang diabetesi untuk menikmati beragam makanan, dr. Aris lebih senang mengedukasi penderita diabetes untuk bisa menjalani hidup secara normal.

Baca Juga: Pacaran dengan Richard Kyle, Jessica Iskandar Bahas Pernikahan

Salah satunya dengan memberi resep aman mengonsumsi durian. Menurut dr. Aris, agar lonjakan gula darah tidak terjadi terlalu cepat usai mengonsumsi durian, maka diabetesi harus mengonsumsi sayuran dalam jumlah tertentu. Hal ini bertujuan untuk menghambat penyerapan gula dari buah durian di dalam tubuh.

"Kalau mau makan durian, siapkan dulu sayur mentah 200 gram, terus timun satu buah, dan tomat yang besar satu buah. Nah, wajib makan sayuran itu dahulu baru makan durian. Selain perut sudah lebih kenyang sehingga nafsu makan durian berkurang, sayur juga bisa menghambat penyerapan gula, jadi dampaknya berkurang," tambah dia.

Begitu juga halnya jika diabetesi ingin mengonsumsi nasi atau mie. Kedua sumber karbohidrat ini memang dikenal dapat menaikkan gula darah dengan cepat. Itu sebabnya sebelum mengonsumsi kedua jenis karbo ini pastikan Anda mengimbanginya dengan konsumsi sayuran.

"Untuk mencegah (kenaikan gula darah) ada triknya, nasi seperempat bagian piring saja, protein seperempat bagian, baru sayur mateng separuh porsi piring. Begitu juga dengan mie ayam, pastikan mienya seperempat, ayam seperempat, sayur setengah porsi mangkok," tandas dia. 

Baca Juga: Ungguli Thailand di Babak Pertama, Indonesia di Ambang Juara