Tiga Minyak Goreng Ini Paling Sehat untuk Penderita Diabetes

Ririn Indriani

Kamis, 14 Juni 2018 | 19:15 WIB
Tiga Minyak Goreng Ini Paling Sehat untuk Penderita Diabetes
Minyak Kanola (Shutterstock)

Suara.com -
Ternyata pemilihan minyak goreng merupakan hal penting yang harus diperhatikan para penderita diabetes. Salah dalam memilih jenis minyak goreng bisa berakibat menumpuknya lemak dalam tubuh yang membuat metabolisme gula jadi lambat.

Lantas, dari sekian banyak jenis minyak goreng, manakah yang aman dikonsumsi untuk diabetesi? Berikut ulasan selengkapnya yang dihimpun Hello Sehat.

1. Minyak kelapa
Sebuah penelitian menemukan bahwa lemak rantai menengah seperti yang bisa ditemukan dalam kadar tinggi dalam minyak kelapa dapat membantu untuk menghilangkan lemak dan menurunkan berat badan.

BACA JUGA: Gara-gara Mobile Legend, Wanita Ini Terkena Stroke

Asam lemak rantai menengah pada minyak kelapa juga mudah diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh sebagai energi. Peneliti juga menemukan bahwa makanan yang kaya dengan asam lemak rantai menengah, seperti minyak kelapa, dapat membantu mencegah obesitas dan melawan resistensi insulin.

Selain itu, asam lemak rantai menengah dapat menurunkan penumpukan lemak dan mempertahankan kerja insulin di jaringan lemak dan otot.

Minyak kelapa (Shutterstock)
Minyak kelapa (Shutterstock)

Namun, ingat untuk mengonsumsi minyak kelapa secukupnya saja dan jangan berlebihan, karena minyak kelapa mengandung lemak jenuh yang tak baik jika dikonsumsi terlalu banyak.

2. Minyak kanola
Minyak kanola dikenal bisa membantu mengurangi lemak perut, namun seiring dengan bertambahnya penelitian-penelitian baru, minyak kanola memiliki manfaat lain untuk kesehatan.

BACA JUGA: Kiprah Portugal Jadi Inspirasi Dellie Dinda Menatap Asian Games

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa minyak kanola dapat membantu menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2 dan untuk mengurangi kolesterol jahat.

Minyak Kanola (Shutterstock)
Minyak Kanola (Shutterstock)

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan orang-orang dengan diabetes tipe 2 yang makan dengan pola diet indeks glikemik rendah (termasuk roti yang dibuat dengan minyak kanola) dengan pola diet makanan yang berasal dari gandum untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Extra virgin olive oil (minyak zaitun extra murni)
Minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal terutama asam oleat. Asam lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan risiko penyakit yang terkait dengan penyakit jantung.

Minyak zaitun (shutterstock)
Minyak zaitun (shutterstock)

Minyak ini mengurangi atau menormalkan gula darah dan kolesterol lebih banyak daripada jenis lemak lainnya.

Minyak zaitun adalah sebuah minyak yang kaya akan asam oleat, asam palmeat, flavanoid dan juga anti oksidan seperti vitamin E, karotenoid dan juga oleuropein. Oleuropein inilah yang akan membantu untuk meningkatkan kadar HDL dan juga menurunkan kadar LDL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beras Berbahan Baku Ubi Garut Ini Cocok untuk Penderita Diabetes

Beras Berbahan Baku Ubi Garut Ini Cocok untuk Penderita Diabetes

Health | Senin, 04 Juni 2018 | 17:00 WIB

Puasa Dua Kali Seminggu Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes?

Puasa Dua Kali Seminggu Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes?

Health | Selasa, 22 Mei 2018 | 04:00 WIB

Ini Panduan Puasa Bagi Penderita Diabetes

Ini Panduan Puasa Bagi Penderita Diabetes

Health | Jum'at, 18 Mei 2018 | 04:15 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB