Ini Dia 7 Manfaat Ikut Downhill, Cabor Peraih 2 Emas Indonesia

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:43 WIB
Ini Dia 7 Manfaat Ikut Downhill, Cabor Peraih 2 Emas Indonesia
Atlet balap sepeda Indonesia, Tiara Andini Prastika [Antara/INASGOC/Aji Wisnu Novianto]

Suara.com - Cabang olahraga sepeda gunung downhill turut menyumbang dua medali emas pada ajang Asian Games 2018, setelah Tiara Andini Prastika dan Khoiful Mukhib memenangkan pertandingan Senin (20/8/2018) di Subang, Jawa Barat. 

Di Indonesia, olahraga bersepeda gunung, khususnya downhill memang sudah menjadi aktivitas populer, yang tak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan tapi juga rekreasi. Olahraga ini sangat menyenangkan dan menarik karena dilakukan di alam terbuka yang segar dengan berbagai tantangan yang memacu adrenalin.

Travelbughealth, menyebut beragam manfaat dari olahraga sepeda gunung downhill. Berikut daftarnya.

Meningkatkan kesehatan jantung

Olahraga satu ini, dikenal dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular jika dilakukan secara teratur. British Medical Association meneliti 10.000 orang dan menunjukkan bahwa mengendarai sepeda setidaknya 20 mil seminggu mengurangi risiko penyakit jantung koroner hingga hampir 50 persen. Bersepeda gunung downhill akan membuat tubuh menggunakan kelompok otot besar yang membutuhkan banyak oksigen. Ini membuat jantung bekerja dengan mantap, meningkatkan kebugaran jantung Anda hingga 3-7 persen.


Mengurangi stres pada sendi

Tekanan pada persendian akan jauh lebih rendah saat bersepeda gunung downhill daripada aktivitas aerobik lainnya seperti berlari. Bersepeda juga dianggap olahraga tanpa beban, yang dilakukan dengan duduk sehingga mengambil tekanan dari sendi dan mengurangi risiko melukai sendi.


Mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati

Bersepeda gunung downhill merangsang tubuh Anda untuk melepaskan endorfin alami, yang merupakan cara tubuh merasa lebih baik dan mendapatkan lebih banyak energi. Olahraga ini juga meningkatkan serotonin, neurotransmitter penting di otak yang membantu mencegah depresi dan kecemasan. 

Fokus dan perhatian yang diperlukan untuk melaju pada trek yang menantang dapat menjadi bentuk meditasi bergerak, yang pada akhirnya membantu Anda untuk bersantai dan mengatasi stres, yang bertindak sebagai pengalih perhatian dari pikiran negatif yang dapat berkontribusi pada kecemasan dan depresi. Mendapatkan keterampilan baru dan meningkatkan kemampuan bersepeda gunung downhill juga membantu membangun kepercayaan diri dan penghargaan terhadap diri Anda sendiri.


Meningkatkan kekuatan otak

Para peneliti di Illinois University menemukan bahwa peningkatan aktivitas kebugaran kardio-pernapasan sebanyak 5 persen, termasuk bersepeda gunung downhill menyebabkan peningkatan hingga 15 persen pada sebuah tes mental. Ini karena aktivitas tersebut membangun sel-sel otak di hippocampus wilayah otak yang bertanggung jawab untuk memori. 


"Ini meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, yang membakar dan meregenerasi reseptor, menjelaskan bagaimana olahraga membantu menangkal Alzheimer," kata Profesor Arthur Kramer.


Peningkatan keseimbangan dan koordinasi

Bersepeda gunung downhill adalah aktivitas dinamis yang mengharuskan pengendara untuk secara konstan menyesuaikan diri dengan berbagai medan, pitch, dan elevasi. Tetap stabil dan aman di sepeda gunung tidak hanya membuat Anda terhindar dari tabrakan, tetapi memperkuat jalur saraf dan memori otot. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelatih Sebut Tim Putri Unggul di Banyak Lini dari Jepang, Tapi..

Pelatih Sebut Tim Putri Unggul di Banyak Lini dari Jepang, Tapi..

Sport | Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:26 WIB

Atlet Basket Jepang Sewa PSK, Polisi Telisik Hotel di Blok M

Atlet Basket Jepang Sewa PSK, Polisi Telisik Hotel di Blok M

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:16 WIB

Jadwal Babak 16 Besar Sepak Bola Putra Asian Games 2018

Jadwal Babak 16 Besar Sepak Bola Putra Asian Games 2018

Bola | Selasa, 21 Agustus 2018 | 10:56 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB