Begini Solusi Tepat Atasi Disfungsi Ereksi

Ade Indra Kusuma, Dinda Rachmawati

Rabu, 29 Agustus 2018 | 18:00 WIB
Begini Solusi Tepat Atasi Disfungsi Ereksi

Suara.com - Disfungsi Ereksi (DE) merupakan gangguan seksual yang paling banyak dikeluhkan setelah ejakulasi dini, yang merupakan ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi dengan baik saat lelaki berhubungan seks atau tengah terangsang dari sisi seksual.

Terdapat tiga kondisi yang bisa menjadi tanda-tanda terjadinya gangguan ereksi, yaitu ereksi yang kurang kokoh sehingga tidak dapat melakukan hubungan seksual, ereksi yang kurang lama, atau ereksi yang terjadi lebih sering dari biasanya.

Dokter spesialis andrologi dari RSUP Fatmawati, Nugroho Setiawan menjelaskan, Disfungsi Ereksi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yakni organik (95 persen) dan psikogenik (5 persen).

Faktor organik, lanjut dia terdiri dari usia dan gangguan kesehatan tubuh. Hal tersebut meliputi pembuluh darah, saraf, hormonal, struktur penis, dan pengaruh obat. Lelaki yang mengeluhkan Disfungsi Ereksi juga rata-rata berusia mulai dari 40 hingga 80 tahun. 

"Usia 40 tahun mendominasi usia rentan yang kena Disfungsi Ereksi sebesar 54 persen. Ini bisa disebabkan oleh hormon testosteron yang menurun karena proses penuaan. Meski begitu, banyak juga pasien DE yang usianya 26-27 tahun karena faktor gaya hidup," jelasnya dalam temu media di Jakarta, Rabu (29/8/2019).

Beberapa gejala penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, depresi dan gejala saluran kemih bawah juga bisa menyebabkan Disfungsi Ereksi. Penyakit ginjal kronis, multiple sclerosis, penyakit Peyronie dan cidera yang berhubungan dengan perawatan kanker prostat, juga merupakan beberapa penyakit dan gangguan yang dapat menyebabkan DE. 

Faktor organik penyebab terjadinya DE tersebut, kata Nugroho juga bisa menjadi beban bagi para penderita DE yang mempengaruhi kondisi psikogeniknya. Di mana, setelah mengalami DE, penderita biasanya akan merasa stres dan malu yang mempengaruhi hubungan personal, dengan isteri atau pasangannya. Hal ini, kata dia dapat memicu dan memperburuk DE.

Bila dirasa mengalami Disfungsi Ereksi, lanjutnya, maka aktivitas yang perlu ditingkatkan yaitu menjaga pola hidup untuk menjaga makanan. Ditambah lagi dengan melakukan terapi lini pertama berupa pemberian PDE-5 Inhibitors.

"Pengobatan DE ini 100 persen tanggung jawab dokter. Jadi pasien tidak ada yang bisa sembuh cuma dengan konsumsi obat di luar dari yang diresepkan dokter. Dari iklan-iklan yang dilihat di luar, karena DE ini memang penyakitnya sama, tapi obatnya beda-beda tergantung kondisi apa yang menyebabkan dia Disfungsi Ereksi," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Terlalu Sering Nonton Film Porno Bisa Picu Disfungsi Ereksi?

Duh, Terlalu Sering Nonton Film Porno Bisa Picu Disfungsi Ereksi?

Health | Selasa, 31 Juli 2018 | 20:25 WIB

Mimpi Basah dengan Orang Asing, Apa Artinya?

Mimpi Basah dengan Orang Asing, Apa Artinya?

Lifestyle | Rabu, 30 Mei 2018 | 20:15 WIB

Ereksi pada Lelaki Berubah Seiring Pertambahan Usia

Ereksi pada Lelaki Berubah Seiring Pertambahan Usia

Lifestyle | Selasa, 15 Mei 2018 | 15:50 WIB

Terkini

AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun

AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:23 WIB

Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit

Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:21 WIB

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:20 WIB

Mobil Listrik Termurah Harga Berapa? Ini 5 Rekomendasi yang Bisa Kamu Beli di Indonesia

Mobil Listrik Termurah Harga Berapa? Ini 5 Rekomendasi yang Bisa Kamu Beli di Indonesia

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:20 WIB

Pria Ditemukan Duduk Membungkuk Meninggal Dalam Kamar Hotel di Pekanbaru

Pria Ditemukan Duduk Membungkuk Meninggal Dalam Kamar Hotel di Pekanbaru

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:19 WIB

Sudaryono Jadi Kepala BGN, Siapa Sosok Wamentan Baru Pilihan Prabowo?

Sudaryono Jadi Kepala BGN, Siapa Sosok Wamentan Baru Pilihan Prabowo?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:18 WIB

Hari Anak Nasional: 34 Anak Binaan di Jateng Diberi Pengurangan Masa Pidana

Hari Anak Nasional: 34 Anak Binaan di Jateng Diberi Pengurangan Masa Pidana

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:16 WIB

AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman

AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:15 WIB

Cinta Tanpa Batas atau Tanpa Akar? Relasi Antarbudaya di Era Globalisasi

Cinta Tanpa Batas atau Tanpa Akar? Relasi Antarbudaya di Era Globalisasi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:10 WIB

Apa Fungsi Utama Serum Wajah? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Flek Hitam

Apa Fungsi Utama Serum Wajah? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:10 WIB

×