Hari Jantung Sedunia, Ini Tips Mencegah Penyakit Jantung

Ririn Indriani

Sabtu, 29 September 2018 | 17:42 WIB
Hari Jantung Sedunia, Ini Tips Mencegah Penyakit Jantung
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Memperingati Hari Jantung Sedunia, Royal Philips yang bermitra dengan Federasi Jantung Dunia (World Heart Federation/WHF) mengajak semua orang untuk berjanji kepada dirinya untuk menjaga jantung dan jantung semua orang agar tetap sehat.

Ini merupakan inisiatif tahunan untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular) serta risiko-risiko terkait penyakit tersebut.

Gaya hidup yang sibuk cenderung membuat kita mengonsumsi makanan sambil bepergian. Ini dapat mengakibatkan pemilihan makanan yang terkadang tinggi kalori, lemak, gula dan garam.

Hasilnya, 39 persen dari orang dewasa berusia 18 tahun ke atas dikategorikan kelebihan berat badan dan dan 13 persen sebagai obesitas. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, pembunuh nomor satu di dunia yang membunuh lebih dari 17.7 juta jiwa setiap tahun.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Indonesia 2013 menemukan bahwa prevelensi penyakit jantung koroner (PJK) mencapai 2,1 persen dari total penduduk.

Dari jumlah itu, 39 persen dari mereka berusia di bawah 44 tahun, dan 22 persen dari mereka berusia antara 15-35 tahun. Kemenkes 2016 menyatakan bahwa biaya penyakit jantung menghabiskan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga Rp 6,9 triliun per tahun.

"Penyakit jantung merupakan penyakit degeneratif. Semua orang memiliki risiko untuk terkena penyakit jantung. Namun, sekarang makin banyak orang-orang muda yang sudah terkena sakit jantung, dan kebanyakan penyebabnya adalah gaya hidup," kata ahli jantung Dr dr Antonia Anna Lukito, SpJP(K), FIHA FSCAI, FAPSIC dari Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI) dan Pokja Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

Sebetulnya, lanjut dia, penyakit jantung bisa dicegah, selama orang berkomitmen untuk menjaga jantung tetap sehat.

Kerusakan pada arteri membutuhkan waktu lama sebelum menyebabkan gejala penyakit jatung. Namun, hal ini bisa terjadi pada usia muda, bahkan pada anak-anak.

baca juga

Obesitas dan gaya hidup tidak sehat menjadi faktor terbesar pada PJK, dan angka kejadiannya lebih banyak terjadi di kota ketimbang di desa. "Artinya, masyarakat perkotaan lebih rentan terhadap gaya hidup tidak sehat. Kalau kita tidak berusaha untuk hidup lebih sehat, jantung kita yang akan jadi korban," imbuh Antonia.

Beranjak dari fakta itulah, semua orang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran tersebut lewat kampanye janji kepada jantung agar tetap sehat.

Janji kepada jantung merupakan perubahan kecil pada gaya hidup yang dapat memberikan perbedaan besar bagi kesehatan jantung kita, seperti makan makanan yang sehat dan seimbang, melakukan olahraga ringan selama 30 menit sehari atau berhenti merokok, dan dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Ambisi WHF adalah mendorong semua orang untuk meningkatkan kesehatan jantung mereka sendiri, dan untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung orang lain.

Terkait dengan hal tersebut Antonia memberikan beberapa tips untuk mencegah penyakit jantung dan merawat kesehatan jantung, dengan membiasakan gaya hidup sehat dimulai dari keluarga sejak anak hingga dewasa.

"Caranya dapat dimulai dengan membiasakan anak bermain di luar rumah atau yang bersifat bergerak. Hindarkan remaja untuk duduk seharian, dan awasi penggunaan gawai secara bijaksana," terangnya.

Tidak hanya itu, menjaga berat badan ideal, menjauhi rokok, istirahat cukup, dan memeriksa kesehatan secara berkala, kata Antonia, juga sangat dianjurkan.

"Walaupun tidak ada keluhan atau gejala penyakit, periksa kesehatan secara berkala penting dilakukan. Yang tak kalah penting, konsumsi makanan sehat berserat serta bergizi seimbang," terangnya tentang tips mencegah penyakit jantung di Hari Jantung Sedunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Jantung Sedunia, Jaga Kesehatan Jantung dengan 6 Langkah Ini

Hari Jantung Sedunia, Jaga Kesehatan Jantung dengan 6 Langkah Ini

Health | Sabtu, 29 September 2018 | 06:00 WIB

Ini 3 Terapi Baru Bagi Penderita Gangguan Irama Jantung

Ini 3 Terapi Baru Bagi Penderita Gangguan Irama Jantung

Health | Kamis, 20 September 2018 | 15:43 WIB

Bisa Bikin Stroke, Kenali Penyakit Gangguan Irama Jantung

Bisa Bikin Stroke, Kenali Penyakit Gangguan Irama Jantung

Health | Kamis, 20 September 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×