Data: Hanya 27,6 Persen Masyarakat Indonesia yang Rajin Olahraga

Silfa Humairah Utami | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 03 Oktober 2018 | 18:14 WIB
Data: Hanya 27,6 Persen Masyarakat Indonesia yang Rajin Olahraga
Ilustrasi berolahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia mengerjakan aktivitas fisik ternyata masih sangat rendah, hal ini ditunjukkan melalui Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 yang menyebut bahwa jumlah masyarakat Indonesia yang rutin melakukan olahraga hanya 27,61 persen.

Ketua Umum Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia, Mury Kuswari menyebut bahwa rendahnya tingkat aktivitas fisik masyarakat Indonesia turut disertai dengan peningkatan jumlah penyakit tidak menular Indonesia.

Pasalnya tubuh yang kurang aktif menjadi pencetus berbagai penyakit tidak menular.

"Hal ini berbanding terbalik dengan durasi waktu masyarakat menggunakan gawai. Kita (Indonesia) nomor 3 terbesar di dunia yang masyarakatnya menghabiskan waktu rata-rata 3 jam sampai 23 menit sehari. Tapi olahraga minimal 30 menit saja nggak bisa," ujar Mury di sela-sela peluncuran Milo Baru di Jakarta, Kamis (3/10/2018).

Selain sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai penyakit, rutin berolahraga kata Mury juga dapat meningkatkan fungsi kognitif. Hal ini sangat baik untuk anak-anak di masa pertumbuhannya.

"Jadi memang ada implikasi dari olahraga ke otak. Anak jadi lebih mudah menyerap pelajaran, memiliki rasa percaya diri, melatih dia disiplin dan belajar sportif. Jadi buat para orangtua sebaiknya ciptakan kesadaran anak untuk aktif sejak dini. Bisa dengan biarkan anak memilih ekstrakurikuler olahraga atau mengikuti klub olahraga di sekolah," tambah Mury.

Ia berpesan agar orangtua tidak memaksakan anak pada satu jenis olahraga yang disukai orangtua. Biarkan anak memilih olahraga yang sesuai dengan kemampuan dan keinginannya sehingga bisa menjadi motivasinya untuk tetap aktif.

"Kalau anak sukanya basket jangan dipaksa ikut badminton. Nanti anak jadi nggak semangat berolahraga sehingga pada gilirannya membuat dia malas untuk bergerak. Biarkan saja kalau dia suka futsal, atau basket, yang penting dia mau berolahraga," tambah Mury.

Meski demikian Ia mengatakan rutin beraktivitas saja tidak cukup. Anak juga harus diberi asupan yang bergizi untuk menunjang kegiatannya.

Dalam sepiring makanan yang dikonsumsi anak, pastikan ada sumber protein sebagai zat pembangun, karbohidrat sebagai zat tenaga, vitamin dan mineral sebagai zat pengatur untuk fungsi metabolisme.

Jadi lakukan olahraga dibarengi asupan makanan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Olahraga di Mal Kini Menjadi Tren

Olahraga di Mal Kini Menjadi Tren

Lifestyle | Minggu, 30 September 2018 | 01:00 WIB

Studi: Manusia Dilahirkan sebagai Pemalas

Studi: Manusia Dilahirkan sebagai Pemalas

Tekno | Jum'at, 28 September 2018 | 20:18 WIB

Garis Kuning Petunjuk Jalan GBK Belum Nyaman untuk Disabilitas

Garis Kuning Petunjuk Jalan GBK Belum Nyaman untuk Disabilitas

News | Jum'at, 28 September 2018 | 18:22 WIB

Terkini

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB