Sebarkan Berita Hoax Sama Saja Eksploitasi Psikologis Manusia

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Kamis, 04 Oktober 2018 | 16:00 WIB
Sebarkan Berita Hoax Sama Saja Eksploitasi Psikologis Manusia
Ilustrasi tombol berita bohong atau hoax [Shutterstock].

Suara.com - Baru-baru ini publik dibuat heboh dengan drama aktivis Ratna Sarumpaet yang sebelumnya mengaku menjadi korban penganiayaan. Sayangnya, bukti-bukti mengungkap bahwa lebam yang tampak di sekitar wajahnya bukan seperti bekas pemukulan, melainkan bekas operasi plastik.

Hingga akhirnya Ratna Sarumpaet mengakui merekayasa cerita bahwa dirinya telah mengalami aksi penganiayaan. Ratna Sarumpaet menyebut dirinya sebagai pencipta berita bohong atau hoax terbaik.

Mengomentari fenomena ini psikolog Roslina Verauli dalam akun instagramnya @verauli.id mengatakan bahwa hoax merupakan eksploitasi terhadap sisi psikologis manusia. Pada gilirannya hoax bisa menimbulkan keresahan, kecemasan, hilangnya hormat pada tokoh otoritas, bahkan mampu memicu pertikaian dan perpecahan.

Ia pun mengutip tulisan psikiater ternama Mark D. Griffith, bahwasanya orang yang menyebarkan hoax memiliki beberapa tujuan. Ada yang berniat memperoleh keuntungan finansial dengan pembohongan yang disebarkan. Ada pula yang menyebarkan berita bohong demi menjatuhkan seseorang atau kelompok tertentu.

"Tujuan lainnya bisa untuk sekadar bersenang-senang, karena telah mengelabui bahkan membodohi orang lain, mencari perhatian atau memenuhi kepercayaan akan sesuatu di masyarakat," ungkap Vera.

Ia menambahkan, berita hoax yang tergolong kategori pembohongan publik maka sama saja memperdaya emosi manusia untuk memicu reaksi tertentu. Hal ini pada gilirannya akan memicu orang lain untuk melakukan hal-hal bodoh karena perasaan ingin membantu atau membelanya.

"Sehingga memengaruhi orang lain untuk melakukan hal-hal bodoh karena perasaan ingin membantu, sekadar konformitas, bahkan takut dan turut terpicu. Tak heran teknik "social engineering" seperti penggunaan hoax untuk kepentingan tertentu seringkali sukses," lanjut Vera.

Namun, Vera mengatakan bahwa segala bentuk pembohongan, baik merekayasa pengakuan, juga termasuk aksi penipuan. Pasalnya sudah banyak masyarakat yang terprovokasi dengan pengakuan sebelumnya lalu kemudian dikeceawakan.

"Akan banyak yang merasa dirugikan, setidaknya secara emosional karena telah percaya. Bahkan merasa terbodohi. Terutama bila kemudian disebarkan di ranah publik semisal, sosial media," lanjut Vera.

Vera pun berharap agar masyarakat dapat bijak menyaring informasi yang akan disebarkan dan tidak membuat berita yang tidak jelas kebenarannya.

"Semoga kita semua cukup bijak dalam membuat dan menyebarkan berita khususnya di ranah publik Agar tak menimbulkan keresahan. Terutama dalam iklim politik seperti saat ini," tandas Vera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ridwan Kamil Usul 3 Oktober Jadi Hari Anti Hoaks

Ridwan Kamil Usul 3 Oktober Jadi Hari Anti Hoaks

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 15:16 WIB

Buntut Hoaks Ratna Sarumpaet, Fahri Cs Dilaporkan ke MKD DPR

Buntut Hoaks Ratna Sarumpaet, Fahri Cs Dilaporkan ke MKD DPR

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 14:02 WIB

#KoalisiPraBOHONG Trending Topik Setelah Hoaks Ratna Sarumpaet

#KoalisiPraBOHONG Trending Topik Setelah Hoaks Ratna Sarumpaet

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 11:39 WIB

Pembuat Hoaks Ratna Sarumpaet Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Pembuat Hoaks Ratna Sarumpaet Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 11:29 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB