Studi Temukan Manfaat Ilmiah Pelukan untuk Terapi

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Sabtu, 06 Oktober 2018 | 18:15 WIB
Studi Temukan Manfaat Ilmiah Pelukan untuk Terapi
Studi menyebut pelukan bisa memberikan manfaat terapi stres. (Shutterstock)

Suara.com - Pelukan selama ini dianggap sebagai salah satu cara untuk menyampaikan kepedulian, baik kepada pasangan maupun sahabat terdekat. Namun tahukah kamu kalau studi terbaru menyebut memberi pelukan bisa menjadi salah satu bentuk terapi pada mereka yang mengalami stres?

Ya, seperti dikatakan peneliti dari Carnegie Mellon University, Pennsylvania, pelukan bisa membantu mengurangi perasaan negatif setelah menghadapi konflik. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLos One ini mengambil contoh bagaimana pelukan bisa mengurangi intensitas nyeri sebesar 34 persen.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis lebih dari 400 orang yang diikuti kegiatannya selama lebih dari dua minggu. Pada awal penelitian, setiap menjalani pemeriksaan fisik dan menjawab pertanyaan mengenai kesehatan mereka dan jaringan pertemanan mereka.

Kemudian, selama dua minggu ke depan, setiap responden diminta memberikan ringkasan harian tentang aktivitas mereka, suasana hati mereka, interaksi mereka, pengalaman atau konflik buruk apa pun, dan berapa kali mereka menerima pelukan.

Studi menunjukkan seseorang akan mengalami lebih banyak perasaan positif pada hari-hari ketika mereka menerima pelukan, bahkan jika mereka mengalami pertengkaran atau terlibat masalah pada hari itu.

"Perilaku yang sangat sederhana seperti pelukan mungkin menjadi cara yang efektif untuk mendukung lelaki dan perempuan yang mengalami konflik dalam hubungan mereka," kata rekan penulis Michael Murphy, seorang peneliti di Departemen Psikologi di Carnegie Mellon University, dikutip dari Medical Daily.

Murphy mengatakan bukan tidak mungkin pelukan menjadi salah satu bentuk terapi psikis untuk mereka yang mengalami konflik. Meski demikian, Ia dan tim baru mengaitkan manfaat pelukan pada orang-orang terdekat.

"Pelukan, setidaknya di antara orang-orang dekat, mungkin cara yang sederhana, lugas, dan efektif untuk menunjukkan dukungan kepada seseorang yang Anda sayangi apalagi bagi mereka yang mengalami konflik dalam hidup mereka," tandas Murphy.

Nah, jangan ragu untuk memberikan pelukan pada orang yang Anda kasihi ya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi : Kandungan Tabir Surya Berisiko Bahaya Bagi Tubuh

Studi : Kandungan Tabir Surya Berisiko Bahaya Bagi Tubuh

Health | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 14:30 WIB

Pelukan dengan Pasangan, Ini Dia Ragam Manfaat yang Dirasakan

Pelukan dengan Pasangan, Ini Dia Ragam Manfaat yang Dirasakan

Health | Rabu, 03 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Studi Jelaskan Penyebab Lapar Bikin Orang Gampang Marah

Studi Jelaskan Penyebab Lapar Bikin Orang Gampang Marah

Health | Senin, 01 Oktober 2018 | 13:15 WIB

Studi : Banyak Teman Bikin Kita Lebih Sadar Soal Kesehatan

Studi : Banyak Teman Bikin Kita Lebih Sadar Soal Kesehatan

Health | Jum'at, 28 September 2018 | 16:27 WIB

Terapis Ini Praktikan Metode Kesehatan dengan Dikubur Hidup-Hidup

Terapis Ini Praktikan Metode Kesehatan dengan Dikubur Hidup-Hidup

Health | Rabu, 26 September 2018 | 21:00 WIB

Studi Temukan Masa Paling Bahagia Bagi Pasangan Menikah

Studi Temukan Masa Paling Bahagia Bagi Pasangan Menikah

Lifestyle | Selasa, 25 September 2018 | 18:30 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB