Terapis Ini Praktikan Metode Kesehatan dengan Dikubur Hidup-Hidup

Ade Indra Kusuma, Risna Halidi

Rabu, 26 September 2018 | 21:00 WIB
Terapis Ini Praktikan Metode Kesehatan dengan Dikubur Hidup-Hidup
Ilustrasi dikubur hidup-hidup [Shutterstock]

Suara.com - Seorang terapis bernama Andrey Zhelvetro memiliki metode yang tidak biasa dalam menyembuhkan pasien yaitu dengan dikubur hidup-hidup.

Hal tersebut terungkap setelah warga menemukan 12 peti mati tak terpakai di tengah hutan dekat dengan ibukota Ukraina, Kiev. Mendapat laporan mencurigakan atas temuan 12 peti mati, polisi kemudian mencari pelaku dan akhirnya menuntun mereka pada Zhelvetro.

Zhelvetro tidak menampik perbuatannya dan mengatakan bahwa peti mati merupakan bagian dari properti dalam ritual 'membebaskan jiwa', sebelum para pasien diminta untuk dikubur hidup-hidup

Menurut keterangan, Zhelvetro membawa 12 pasiennya ke tengah hutan dan mengubur mereka hidup-hidup selama dua jam.

Melansir Mirror, Dalam video yang dibuat Zhelvetro dan diunggah online untuk kepentingan iklan, ia melakukan tindakan dikubur hidup-hidup  tersebut atas dasar melakukan metode penyembuhan terapi.

Pada potongan klip terlihat seorang laki-laki menggunakan kaos putih masuk ke dalam peti mati yang sudah terletak di lubang tanah, ia kemudian dikubur dalam keadaan hidup-hidup.

Pada peti juga terlihat sebuah pipa menjulang agar pasien dapat tetap menghirup udara selama mereka dikubur hidup-hidup.

"Saya menciptakan treatment dikubur hidup-hidup ini beberapa tahun lalu. Saya adalah orang pertama yang dikubur. Latihan ini membuatmu merasa lebih hidup," kata Zhelvetro.

Hal tersebut juga dirasakan salah satu pasiennya. "Saat saya keluar, saya merasa menjadi orang yang berbeda. Itu sangat aneh," katanya.

baca juga

Meski sangat aneh dan berisiko, namun polisi menyatakan tak ada tindakan kriminal yang telah dilakukan oleh Zhelvetro.

"Para partisipan yang telah dikubur hidup-hidup melakukannya secara sukarela. Tidak ada yang terluka selama prosedur. Tidak ada tindakan kriminal yang kami temukan," kata juru bicara kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penderita TB Harus Minum Obat Teratur, Bahayanya Kalau Terlewat

Penderita TB Harus Minum Obat Teratur, Bahayanya Kalau Terlewat

Health | Sabtu, 22 September 2018 | 12:42 WIB

Panti Pijat Ini Sediakan Terapis Cantik Virtual

Panti Pijat Ini Sediakan Terapis Cantik Virtual

Tekno | Selasa, 11 September 2018 | 14:39 WIB

Hospice Care, Ini Perawatan Khusus bagi Pasien Menjelang Ajal

Hospice Care, Ini Perawatan Khusus bagi Pasien Menjelang Ajal

Health | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 15:59 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×