Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah

Vania Rossa

Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:23 WIB
Migrain Berbeda dengan Sakit Kepala Sebelah
Sakit Kepala, Migrain, Pusing. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak yang menganggap migrain sebagai sakit kepala sebelah. Padahal, migrain berbeda dengan sakit kepala sebelah. Meski sering terjadi di satu sisi kepala, migrain merupakan serangan sakit kepala berulang yang diikuti rasa nyeri yang biasanya parah dan sering membuat tidak berdaya, dengan rasa sakit berdenyut yang intens atau ekstrem seperti dihantam oleh benda keras.

Sedangkan sakit kepala sebelah, alias cluster headache, adalah jenis sakit kepala yang ditandai dengan rasa nyeri yang tiba-tiba muncul di belakang mata atau area sekitar mata, namun hanya di salah satu sisi kepala. Rasa nyeri bisa bertahan setidaknya 15 menit hingga tiga jam. Dan berbeda dengan migrain yang tergolong sebagai gangguan neurologis turunan, sakit kepala sebelah bukanlah gangguan saraf turunan.

Migrain bisa dipicu oleh berbagai hal, termasuk segala hal yang ada di sekitar Anda, semua yang Anda konsumsi, dan semua yang Anda alami. Meski tak mudah mendeteksi penyebab migrain, namun Anda wajib tahu faktor pemicu migrain yang mungkin saja merupakan kombinasi dari beberapa hal atau terjadi hanya di saat-saat tertentu saja.

Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi penyebab migrain yang perlu Anda tahu:

1. Faktor genetik
Saat ini para peneliti telah mampu menentukan bahwa pembuluh darah yang membengkak adalah satu dari sekian banyak rantai sebab-akibat serangan migrain, namun ini bukanlah penyebab utamanya. Yang mereka tahu pasti, migrain adalah gangguan neurologis turunan.

Dilansir dari How Stuff Works, jika salah satu pihak orangtua Anda memiliki riwayat serangan migrain, Anda memiliki 50 persen peluang untuk memiliki kondisi yang sama. Dan jika kedua orangtua Anda memiliki riwayat ini, peluang Anda meningkat hingga 70 persen.

2. Makanan dan minuman tertentu
Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kandungan tertentu seperti MSG dan kafein diyakini dapat menjadi penyebab migrain. Baik MSG dan kafein keduanya dapat memengaruhi sistem saraf pusat dan pembuluh darah pada otak. Akibatnya, pembuluh darah di otak jadi menyempit dan berkontraksi.

Makanan lain seperti keju dan cokelat juga bisa jadi pemicu migrain. Cokelat memiliki beberapa substansi yang dicurigai sebagai penyebab migrain seperti phenylethylamine, flavonoid, dan tiramin. Berbeda dengan dua substansi lainnya, tiramin merupakan substansi pemicu migrain yang penting karena dapat menyebabkan perubahan hormon otak dan memengaruhi aliran darah.

Dan sama seperti cokelat, keju merupakan bahan makanan yang memiliki tiramin. Akibatnya, makanan satu ini berpotensi memicu terjadinya migrain pada seseorang yang sensitif terhadap tiramin atau cenderung mengalami perubahan pada aliran darah.

3. Menstruasi
Perubahan hormon esterogen mendekati ataupun setelah siklus menstruasi diyakini menjadi penyebab migrain pada perempuan. Hal ini didukung oleh suatu hasil penelitian yang melaporkan bahwa 62 persen dari partisipan mengalami migrain setelah siklus menstruasi mereka selesai. Beberapa literatur bahkan menambahkan bahwa penyebab migrain karena perubahan hormon estrogen ini mungkin juga akan dialami perempuan setelah masa menopause.

4. Perubahan cuaca dan aroma yang menyengat
Perubahan cuaca dan aroma yang menyengat bisa menjadi penyebab migrain. Suatu penelitian terhadap beberapa remaja Brasil mengungkapkan cuaca yang berubah-ubah antara terik, panas, berawan, atau tiba-tiba dingin dapat memicu serangan migrain. Para partisipan penelitian tersebut juga melaporkan bahwa aroma yang aneh atau menyengat juga bisa menyebabkan migrain kambuh. Parfum, aroma makanan yang tajam seperti duren, dan asap rokok adalah salah satu contoh penyebab migrain kambuh yang paling umum.

5. Stres
Peningkatan maupun penurunan kondisi emosional seseorang secara tiba-tiba dapat memicu terjadinya migrain. Saat stres, otak akan melepaskan senyawa-senyawa kimia yang menyebabkan beberapa perubahan pada tubuh dan otak, seperti ketegangan otot dan pelebaran pembuluh darah.

Uniknya, stres dapat terjadi baik pada momen membahagiakan maupun mengesalkan. Pada beberapa kasus, migrain baru terasa setelah momen stres tersebut telah lewat atau selesai, atau saat Anda sudah memasuki masa relaksasi.

Nah, beberapa penyebab migrain tersebut umumnya telah bekerja dalam tubuh 48 jam sebelum serangan migrain datang. Dan salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membuat buku catatan mengenai hal-hal apa saja yang bisa jadi pemicu sebelum migrain Anda kembali kambuh. Dengan begitu, Anda pun akan lebih mudah untuk melakukan pencegahan agar tidak terkena serangan migrain nantinya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhatikan Gejala Berhenti Konsumsi Junk Food: Mirip Sakaw

Perhatikan Gejala Berhenti Konsumsi Junk Food: Mirip Sakaw

Health | Rabu, 03 Oktober 2018 | 14:45 WIB

Sakit Kepala Karena Migrain Atau Vertigo, Ya? Kenali Gejalanya

Sakit Kepala Karena Migrain Atau Vertigo, Ya? Kenali Gejalanya

Health | Kamis, 13 September 2018 | 08:30 WIB

Siapa Sangka, Mahkota Dewa Bisa Jadi Obat Sakit Kepala

Siapa Sangka, Mahkota Dewa Bisa Jadi Obat Sakit Kepala

Health | Rabu, 12 September 2018 | 18:30 WIB

Terkini

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:50 WIB

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Bali | Jum'at, 25 September 2026 | 17:39 WIB

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 17:36 WIB

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 17:33 WIB

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:31 WIB

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Jogja | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

×