Bagaimana Mengenali Seseorang yang Terkena Stroke?

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:11 WIB
Bagaimana Mengenali Seseorang yang Terkena Stroke?
Ilustrasi penyakit stroke. (Shutterstock)

Suara.com - Stroke adalah kondisi medis yang memengaruhi otak sekaligus mengancam jiwa. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, sehingga wajar jika stroke membuthkan penanganan yang cepat. bahkan disebutkan, satu dari delapan orang akan meninggal dalam 30 hari setelah mengalami stroke.

Ada berbagai jenis stroke dengan masa pemulihan beragam tergantung pada tingkat keparahan serangan. Namun semakin cepat penderita stroke ditangani, maka semakin sedikit pula kerusakan otak yang terjadi.

Saat stroke, nutrisi dan oksigen tak bisa masuk ke otak akibat terputusnya suplai darah. Hal ini menyebabkan kerusakan parah pada sel-sel otak, yang dapat merusak cara seseorang berbicara, bergerak dan berpikir.

Ada tiga jenis stroke yang bisa terjadi. Stroke iskemik adalah yang paling umum, terjadi ketika arteri yang memasok darah ke otak Anda terhalang oleh gumpalan darah. Bekuan darah biasanya terbentuk di area di mana arteri mengalami penyempitan karena penumpukan endapan lemak atau dikenal sebagai atherosclerosis.

Jenis stroke yang kedua adalah stroke hemoragik, terjadi ketika ada perdarahan di dalam atau di sekitar otak yang disebabkan oleh pembuluh darah yang pecah. Kondisi ini akan membunuh semua sel-sel otak yang di sekitarnya.

Stroke jenis ketiga, menurut British Heart Foundation, adalah mini-stroke, yang disebabkan oleh pengurangan singkat suplai darah ke bagian otak. Stoke jenis ini, kadang-kadang disebut sebagai serangan iskemik transien, tidak menyebabkan kerusakan permanen pada otak, dan kebanyakan gejalanya akan hilang dalam 24 jam.

Cara mengenali seseorang mengalami stroke bisa dilihat dari gejalanya. National Health Service atau NHS menggunakan akronim F.A.S.T untuk mencantumkan tanda-tanda utama sebagai berikut:

FACE atau wajah - wajah mungkin tampak miring di satu sisi, orang tersebut mungkin tidak dapat tersenyum, atau mulut dan mata mereka tampak terkulai.

Arm atau lengan - orang yang dicurigai stroke mungkin tidak dapat mengangkat kedua lengannya karena lengan akan terasa lemah atau mati rasa di salah satu sisinya.

Speech atau bicara - bicara mereka mungkin cadel atau kacau, atau orang itu mungkin tidak dapat berbicara sama sekali meskipun ia tampak sadar.

Time atau waktu - segera bawa penderita ke rumah sakit jika Anda melihat tanda atau gejala ini.

Apa yang terjadi setelah seseorang mengalami stroke? Yang pasti, pemulihan stroke bervariasi waktunya tergantung pada seberapa banyak kerusakan di otak.

Beberapa orang akan pulih dengan cepat, tetapi yang lain akan membutuhkan dukungan jangka panjang dari berbagai spesialis, seperti terapis bahasa, ahli diet, fisioterapis, dan psikolog.

Setelah stroke, fungsi kognitif seseorang (komunikasi, kesadaran spasial, memori, dan konsentrasi) dapat dikembalikan dengan bantuan rehabilitasi.

Stroke juga dapat menyebabkan kelemahan pada tubuh dan dalam beberapa kasus menyebabkan kelumpuhan. Fisioterapi mungkin diperlukan dalam hal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kena Stroke, Fahmi Bo Girang Dijenguk Mona Ratuliu dkk

Kena Stroke, Fahmi Bo Girang Dijenguk Mona Ratuliu dkk

Entertainment | Kamis, 25 Oktober 2018 | 15:14 WIB

Ini Kaitan Diabetes dan Stroke Seperti Dialami Ibunda Roro Fitria

Ini Kaitan Diabetes dan Stroke Seperti Dialami Ibunda Roro Fitria

Health | Senin, 15 Oktober 2018 | 13:31 WIB

Tusuk Jari Sampai Gelang Kesehatan untuk Stroke ? Ini Hoaks !

Tusuk Jari Sampai Gelang Kesehatan untuk Stroke ? Ini Hoaks !

Health | Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB