Demi Kesehatan, Singapura Kaji Penggunaan Bungkus Rokok Polos

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 02 November 2018 | 19:05 WIB
Demi Kesehatan, Singapura Kaji Penggunaan Bungkus Rokok Polos
Singapura kaji penggunaan bungkus rokok polos. (Shutterstock.com)

Suara.com - Singapura dikenal sebagai salah satu negara paling tegas soal pengendalian tembakau. Yang terbaru, pemerintah Singapura berencana menerapkan peraturan bungkus rokok polos untuk menekan jumlah perokok di negaranya.

Kementerian Kesehatan Singapura merilis wacana kajian peraturan bungkus rokok polos. Dengan adanya peraturan ini, maka bungkus rokok yang dijual ke masyarakat memiliki bentuk serupa, dengan 75 persen merupakan pesan peringatan bergambar bahaya merokok.

"Penggunaan produk tembakau merupakan faktor utama penyebab kesakitan dan kematian di Singapura. Lebih dari 2.000 warga Singapura meninggal lebih dini karena penyakit akibat rokok," tulis Kementerian Kesehatan Singapura dalam pernyataannya, dikutip dari Channel News Asia.

Peraturan bungkus rokok polos rencananya diberlakukan pada tahun 2020. Peraturan ini berlaku bagi segala rupa bentuk produk tembakau, mulai dari rokok, cigarillos, cerutu, dan sebagainya.

Bungkus rokok polos yang dijual tidak akan mencantumkan logo, meskipun masih menampilkan mereka rokok.

Bungkus rokok polos ini juga memiliki satu warna, sehingga merek rokok hanya diketahui dari tulisan yang dicantumkan. Gambar peringatan bahaya merokok akan ditempatkan di bagian depan dan belakang bungkus rokok.

Peraturan senada sudah dijalankan oleh Australia, Prancis, dan Inggris Raya. Kementerian Kesehatan Singapura berharap dengan adanya peraturan bungkus rokok polos ini, angka perokok di Singapura akan turun.

"Dengan mengurangi daya tarik rokok kepada masyarakat, pemerintah berharap akan ada penurunan dalam konsumsi rokok," tulisnya.

Wah, kapan ya peraturan bungkus rokok polos ini diterapkan di Indonesia?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Data & Fakta Seputar Piala AFF 2018 yang Perlu Diketahui

Data & Fakta Seputar Piala AFF 2018 yang Perlu Diketahui

Bola | Kamis, 01 November 2018 | 20:43 WIB

5 Pemain Top Ini Tak Dipanggil Timnas Indonesia ke Piala AFF 2018

5 Pemain Top Ini Tak Dipanggil Timnas Indonesia ke Piala AFF 2018

Bola | Kamis, 01 November 2018 | 17:52 WIB

Bedah 4 Pelatih Lawan Timnas Indonesia di Grup B Piala AFF 2018

Bedah 4 Pelatih Lawan Timnas Indonesia di Grup B Piala AFF 2018

Bola | Rabu, 31 Oktober 2018 | 06:30 WIB

Perusahaan Otomotif Inggris Siap Berkantor di Singapura

Perusahaan Otomotif Inggris Siap Berkantor di Singapura

Otomotif | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:00 WIB

Di Singapura, Sandiaga: Infrastruktur Era Jokowi Oke, Tapi ...

Di Singapura, Sandiaga: Infrastruktur Era Jokowi Oke, Tapi ...

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 21:49 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB