Ini Sebabnya Anak Sebaiknya Tidak Minum Kopi Sampai Usia 18 Tahun

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 06 November 2018 | 13:16 WIB
Ini Sebabnya Anak Sebaiknya Tidak Minum Kopi Sampai Usia 18 Tahun
Ilustrasi anak minum kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Menjamurnya kedai kopi, yang tak lagi berada di dalam mal tapi sampai merambah ke pinggir jalan, membuat minuman kopi mulai dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak usia SD. Amankah?

Meski pahit, kopi memang menimbulkan adiksi. Diklaim mampu meningkatkan konsentrasi dan energi, tapi kopi pun memiliki efek samping, seperti diare, sakit perut, sulit tidur, dan kegelisahan. Ini efek samping pada orang dewasa. Pada anak-anak, dampak minum kopi bisa memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan dalam jangka panjang. Inilah beberapa alasan kenapa kopi sebaiknya tidak diberikan pada anak hingga ia berusia 18 tahun.

Kopi membuat anak insomnia
Padahal, anak usia balita hingga 12 tahun membutuhkan tidur setidaknya 11 jam sehari. Sedangkan remaja usia 12 hingga 18 tahun harus tidur kira-kira 10 jam sehari. Waktu tidur ini dibutuhkan supaya setiap fungsi tubuh bekerja dengan baik.

Jika anak minum kopi, kafein masih tersimpan di dalam tubuh anak hingga 8 jam sesudahnya. Ketika waktu tidur tiba, anak pun masih tetap terjaga dan belum merasakan dorongan untuk beristirahat. Hal ini tentu membuat jam tidur mereka terganggu, padahal anak harus bangun pagi untuk bersiap ke sekolah.

Kopi memicu hiperaktivitas
Bagi orang dewasa, efek kopi dalam menambah energi bisa menjadi hal yang sangat membantu untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari. Akan tetapi, pada anak-anak yang minum kopi, efek ini justru akan membuat anak menunjukkan perilaku yang gelisah, tidak bisa konsentrasi, dan hiperaktif. Ini karena anak lebih rentan terhadap efek kafein daripada orang dewasa.

Anak-anak juga cenderung masih sulit mengendalikan diri. Akibatnya, kalau anak-anak minum kopi dan mereka harus duduk berkonsentrasi mendengarkan pelajaran di kelas seharian, mereka pun akan menunjukkan perilaku yang hiperaktif.

Kafein mengganggu penyerapan kalsium
Kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik, yaitu memicu produksi air seni. Semakin cepat air seni atau urin dikeluarkan oleh ginjal, semakin banyak pula kalsium yang belum diserap tubuh ikut terbuang. Padahal, kalsium sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk membentuk tulang dan gigi yang kuat. Kurang kalsium berisiko menghambat pertumbuhan anak dan menyebabkan masalah seperti gigi berlubang.

Kopi akan mengurangi selera makan
Setelah minum kopi, orang cenderung kehilangan selera makan. Itu sebabnya kopi sering dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet. Tapi pada anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, kehilangan selera makan berarti kehilangan berbagai asupan gizi yang didapat dari makanan.

Selain itu, kopi juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada anak dengan gejala mual atau sakit perut. Hal ini juga akan membuat anak semakin tidak berselera makan.

Kafein menimbulkan ketergantungan
Kafein menimbulkan adiksi atau ketergantungan. Lama-kelamaan, anak harus minum lebih banyak kopi untuk memuaskan ketergantungannya. Terlalu banyak minum kopi, berisiko menyebabkan berbagai gangguan dalam jangka panjang seperti penyakit jantung atau kerusakan saraf. Risiko ini semakin tinggi jika kebiasaan minum kopi sudah dimulai sejak dini. Dan efek kopi ini tak hanya berlaku pada kopi hitam saja, tapi juga berbagai jenis minuman berbahan dasar kopi seperti kopi susu, cappuccino, frappuccino, latte, dan sejenisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi : Makan Cokelat Sambil Minum Kopi Bisa Bikin Panjang Umur

Studi : Makan Cokelat Sambil Minum Kopi Bisa Bikin Panjang Umur

Health | Senin, 05 November 2018 | 13:59 WIB

Waduh, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Ngopi di Kedai Kopi Ini!

Waduh, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Ngopi di Kedai Kopi Ini!

Health | Minggu, 04 November 2018 | 16:03 WIB

Starbucks Buka Gerai Pertama Gunakan Bahasa Isyarat

Starbucks Buka Gerai Pertama Gunakan Bahasa Isyarat

Bisnis | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:55 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB