Waspada, Kelelawar Bisa Tularkan 4 Penyakit Berbahaya Ini

M. Reza Sulaiman

Rabu, 07 November 2018 | 12:06 WIB
Waspada, Kelelawar Bisa Tularkan 4 Penyakit Berbahaya Ini
Kelelawar berpotensi menyebarkan virus dan penyakit berbahaya. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit zoonosis, alias penyakit yang bersumber dari hewan, masih menjadi masalah di Indonesia. Salah satu hewan yang harus diwaspadai adalah kelelawar.

Laman IFL Science menyebut virus dan penyakit yang berasal dari kelelawar berpotensi menjadi masalah kesehatan global baru. Hal ini dikarenakan penyakit bersumber kelelawar relatif baru muncul dan mewabah dalam 50 tahun terakhir.

Sebagian besar penyakit yang ditularkan oleh kelelawar diketahui sangat berbahaya. Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ragam penyakit yang bisa ditularkan oleh kelelawar:

1. Virus Nipah

Virus Nipah merupakan virus yang bisa ditularkan oleh kelelawar pemakan buah. Penularan virus nipah dari kelelawar bisa terjadi lewat dua cara.

Pertama, kelelawar menularkan virus ke peternakan babi lewat kotorannya. Babi dan hewan ternak lain yang terinfeksi penyakit akhirnya dimakan manusia, yang menyebabkan penyakit.

Kedua, kontak langsung antara kelelawar dengan manusia. Penduduk yang tinggal di dekat sarang kelelawar sangat berisiko mengalami penyakit ini.

Sangat mematikan, virus nipah membutuh 80 persen korban yang terinfeksi. Gejalanya meliputi infeksi pernapasan, demam, hingga radang otak.

2. Virus Hendra

baca juga

Virus Hendra masih satu keluarga dengan virus nipah yang sama-sama ditularkan kelelawar. Bedanya, virus Hendra rentan menginfeksi manusia dari kuda.

Kotoran kelelawar yang tercampur makanan kuda membuat manusia yang memiliki kontak langsung dengan kuda berisiko terinfeksi virus ini.

3. Rabies

Rabies tidak hanya menular melalui anjing saja. Kelelawar yang terinfeksi virus rabies juga bisa menularkannya ke manusia.

Penularan rabies terjadi jika manusia tergigit, tercakar, atau terpapar air ludah kelelawar yang terinfeksi.

Angka kematian pada kasus rabies oleh kelelawar termasuk tinggi. Lebih parahnya, belum ada penanganan vaksin rabies seperti yang sudah diberikan pada anjing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Penyakit Kulit Paling Langka yang Bisa Menyerang Anda

5 Penyakit Kulit Paling Langka yang Bisa Menyerang Anda

Health | Senin, 05 November 2018 | 11:51 WIB

Ini Penjelasan Mengapa Penyakit Zoonosis Sangat Berbahaya

Ini Penjelasan Mengapa Penyakit Zoonosis Sangat Berbahaya

Health | Minggu, 04 November 2018 | 14:50 WIB

Waspadai Penyakit Tulang Belakang di Usia 40 Tahun

Waspadai Penyakit Tulang Belakang di Usia 40 Tahun

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 17:00 WIB

Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Ditandai Kulit Bersisik

Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Ditandai Kulit Bersisik

Health | Kamis, 01 November 2018 | 16:00 WIB

Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×