Ini Penjelasan Mengapa Penyakit Zoonosis Sangat Berbahaya

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Minggu, 04 November 2018 | 14:50 WIB
Ini Penjelasan Mengapa Penyakit Zoonosis Sangat Berbahaya
Penyakit zoonosis tidak hanya mengancam kesehatan, namun juga jadi beban ekonomi. (Shutterstock)

Suara.com - Selama 30 tahun terakhir, dunia dihadapkan dengan kemunculan emerging infectious diseases (EIDs) alias penyakit infeksi baru. Minimnya informasi soal penyakit dan belum adanya obat membuat penyakit infeksi baru sangat berbahaya.

Beberapa penyakit infeksi baru yang mengancam kesehatan sebagian besar bersifat zoonosis. Penyakit zoonosis merupakan penyakit hewan yang dapat menular ke manusia dan sebaliknya.

Beberapa contoh penyakit zoonosis yang pernah menjadi wabah antara lain avian influenza alias flu burung, Ebola, MERS-COV, virus Zika, dan juga SARS.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (P2TVZ) dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, penyakit zoonosis sangat berbahaya karena sulit ditemukan obatnya.

Penyakit flu burung contohnya, saat ini hanya bisa disembuhkan hanya oleh obat Tami Flu.

"Karena itu, 3E yang menjadi keutamaan dari One Health yaitu Early Detection, Early Reporting dan Early Response mutlak untuk ditingkatkan di semua sektor," terangnya.

Bahaya penyakit zoonosis tak hanya dapat mengancam kehidupan manusia, namun juga menimbulkan kerugiaan ekonomi yang tinggi. Untuk itu, pengendalian penyakit zoonosis harus menyeluruh, dan dibuat dengan konsep One Health yaitu upaya kolaboratif berbagai profesi ilmu kesehatan, bersama dengan disiplin ilmu dan institusi yang bekerja di tingkat lokal, nasional dan global.

One Health sendiri diperingati setiap 3 November di seluruh dunia. Di Indonesia, One Health tahun ini diperingati di Universitas Udayana, Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dan FAO Indonesia.

"Adanya kasus penyakit di satwa liar dengan kemungkinan penularan penyakit ini dari satwa liar ke hewan domestik atau langsung ke manusia (spill over) memerlukan usaha mitigasi risiko. Komponen penting dari upaya mitigasi ini adalah kemampuan untuk mendeteksi, melaporkan dan memberi respons awal sehingga pengendalian dapat dilakukan di sumber sebelum menginfeksi atau menularkannya ke hewan lain atau bahkan ke manusia," kata Direktur Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Fadjar Sumping Tjatur Rasa.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspadai Penyakit Tulang Belakang di Usia 40 Tahun

Waspadai Penyakit Tulang Belakang di Usia 40 Tahun

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 17:00 WIB

Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Ditandai Kulit Bersisik

Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Ditandai Kulit Bersisik

Health | Kamis, 01 November 2018 | 16:00 WIB

Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Inilah Rasa Sakit Paling Menyakitkan yang Bisa Dialami Manusia

Inilah Rasa Sakit Paling Menyakitkan yang Bisa Dialami Manusia

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:01 WIB

Terkini

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

×