Waspadai Penyakit Tulang Belakang di Usia 40 Tahun

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Jum'at, 02 November 2018 | 17:00 WIB
Waspadai Penyakit Tulang Belakang di Usia 40 Tahun
Ilustrasi nyeri tulang belakang. (Shutterstock)

Suara.com - Proses degenerative pada tulang belakang merupakan kondisi medis yang ditandai hilangnya struktur normal atau menurunnya fungsl tulang belakang secara bertahap.

Kondisi ini tidak bisa dihindari namun jika terus dibiarkan seiring berjalannya waktu, masalah kesehatan terkait tulang belakang ini akan bertambah berat.

Beberapa masalah degenerasi tulang belakang yang banyak terjadi di masyarakat diantaranya osteoporosis, arthritis, dan kerusakan bantalan sendi tulang belakang. Disampaikan dr Heri Aminuddin, Spesialis Bedah Saraf Brain & Spine Bunda Neuro Center, Jakarta, penyebab utama penyakit degenerative tulang belakang adalah usia meski dapat disebabkan oleh faktor lain seperti tumor dan infeksi.

”Seiring bertambahnya usia, tulang belakang juga mengalami penuaan. Contoh yang paling sering di temukan adalah bantalan sendi tulang belakang yang semakin kehilangan cairan, menjadikan fungsinya sebagai peredam kejut berkurang sehingga meningkatkan cidera tulang belakang," ujar dr Heri dalam temu media di RSU Bunda di Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Ia menambahkan, meski demikian banyak faktor lain yang berperan dalam proses degenerasi tulang belakang, seperti trauma, kurangnya asupan nutrisi, faktor genetik, pekerjaan, merokok, serta faktor mekanik termasuk kebiasaan mengangkat benda berat, atau memutar tubuh secara berlebihan.

Degenerasi tulang belakang sendiri kata dr Heri umumnya terjadi pada usia diatas 40 tahun. Trauma ringan atau aktivitas fisik yang tidak biasa dilakukan dapat menyebabkan gejala nyeri punggung, nyeri otot hingga kejang otot.

"Gejala yang sering muncul pada degenerasi tulang belakang selain nyeri adalah deformitas tulang belakang, keterbatasan gerak, kelemahan anggota tubuh, fungsi sensoris yang menurun, gangguan buang air besar dan kecil, serta disfungsi seksual," imbuh dr Heri.

Untuk mengetahui kondisi ini, selain melihat gejala klinis yang dialami pasien, dokter bedah saraf akan mendiagnosis degenerasi tulang belakang melalui pemeriksaan X-ray tulang belakang termasuk diantaranya Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk melihat kondisi bantalan sendi, saraf dan rongga tulang belakang.

"Pemeriksaan computed tomography (CT) scan juga dapat dilakukan jika terjadi inkonsistensi antara hasil MRI dengan gejala klinis yang ditunjukan pasien," tandas dia.

baca juga

Jadi waspadai dan lakukan pemeriksaan penyakit tulang belakang saat memasuki usia 40 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Ditandai Kulit Bersisik

Mengenal Psoriasis, Penyakit yang Ditandai Kulit Bersisik

Health | Kamis, 01 November 2018 | 16:00 WIB

Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Terkini

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Bekaci | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

Health | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan

bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:49 WIB

Wacana Capres Wajib Didukung Minimal 2 Parpol Bergulir, Begini Respons Puan Maharani

Wacana Capres Wajib Didukung Minimal 2 Parpol Bergulir, Begini Respons Puan Maharani

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:47 WIB

Kode Promo Tiket.com September 2026, AdaCashback Spesial BRI

Kode Promo Tiket.com September 2026, AdaCashback Spesial BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:46 WIB

Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man

Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Periksa 9 Saksi, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed Meluas

KPK Periksa 9 Saksi, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed Meluas

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:44 WIB

Hadir di ICCE 2026, BRI Ungkap Strategi Hadapi Era AI dengan Etika dan Inovasi!

Hadir di ICCE 2026, BRI Ungkap Strategi Hadapi Era AI dengan Etika dan Inovasi!

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:41 WIB

×