Tidak Boleh Terlewat, Ini Camilan Sehat Anak Saat Bepergian

Silfa Humairah Utami

Minggu, 25 November 2018 | 07:00 WIB
Tidak Boleh Terlewat, Ini Camilan Sehat Anak Saat Bepergian
ilustrasi camilan anak saat perjalanan. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak hal harus Anda persiapkan dengan matang sebelum bepergian jauh bersama anak, selain pakaian dan obat-obatan penting, stok camilan sehat untuk anak tidak boleh dilupakan.

Terlebih karena perjalanan jauh biasanya akan menguras banyak tenaga.

Jangan sampai si kecil malah lemas atau merasa bosan di tengah-tengah perjalanannya. Nah, agar anak tidak rewel selama bepergian jauh, Anda bisa menyediakan beberapa jenis camilan yang tidak sekadar mengenyangkan, tapi juga sehat.

Camilan sehat untuk anak selama di perjalanan

Membeli makanan ringan di jalan memang terbilang cepat dan praktis. Namun, apakah sudah pasti aman dan sehat untuk keluarga, terutama si kecil?

Dibanding harus membeli makanan siap saji yang tidak jelas kebersihan dan nutrisinya, kenapa tidak coba mempersiapkan bekal camilan sehat untuk anak selama di perjalanan?

Meski butuh persiapan khusus, nantinya akan terasa lebih mudah selama Anda tahu makanan apa saja yang tepat untuk diberikan pada si kecil selama perjalanan jauh dilansir Hello Sehat.

1. Granola bar dan yogurt

Granola bar adalah camilan dengan bahan utama oat dan kacang-kacangan, yang ditambahkan buah kering dan sedikit madu sebagai pelengkap. Granola mengandung serat tinggi yang baik untuk melancarkan kerja sistem pencernaan, menurunkan kolesterol, hingga membuat perut kenyang lebih lama.

Ukurannya yang kecil dengan bentuk yang mudah digenggam membuat granola bar mudah dimakan anak meski sedang berada di dalam mobil, kereta api, pesawat, atau kapal laut.

Kandungan granola bar juga kaya akan karbohidrat dan protein sehingga bisa membantu menambah asupan energi anak. Apalagi ketika dipadukan dengan yogurt tanpa lemak yang banyak terdapat protein dan kalsium di dalamnya.

2. Popcorn

Popcorn terbuat dari jagung yang sudah tidak perlu diragukan lagi kandungan karbohidrat, serat, serta proteinnya. Jika ingin menghasilkan popcorn yang lebih sehat, sebaiknya ganti mentega dengan minyak zaitun untuk menambahkan rasa gurih. Selanjutnya, masak popcorn di atas kompor dan bukan di microwave.

Agar lebih sehat, kreasikan dengan bahan alami lain seperti lada, bawang putih, kayu manis, dan lain sebagainya. Bahkan, sah-sah saja kalau ingin menambahkan beberapa potongan sayuran atau buah kering dalam popcorn buatan Anda supaya anak makan lebih banyak serat.

Selain lebih bergizi, tampilan popcorn kreasi sendiri akan jauh lebih cantik karena warna yang menarik. Popcorn juga mudah dibawa karena tidak perlu takut tumpah sekaligus mengenyangkan perut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mencicipi Sup Gangan, Masakan khas Belitung Kaya Rasa

Mencicipi Sup Gangan, Masakan khas Belitung Kaya Rasa

Lifestyle | Sabtu, 24 November 2018 | 19:59 WIB

Sering Lupa? 5 Makanan Ini Bantu Pertajam Daya Ingatan Anda

Sering Lupa? 5 Makanan Ini Bantu Pertajam Daya Ingatan Anda

Health | Rabu, 21 November 2018 | 22:45 WIB

Ternyata, Otak Manusia Bisa Prediksi Rasa Makanan Lewat Warnanya

Ternyata, Otak Manusia Bisa Prediksi Rasa Makanan Lewat Warnanya

Lifestyle | Rabu, 21 November 2018 | 11:29 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB