Mau Sehat dan Panjang Umur, Coba Konsumsi Makanan Jepang

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 29 November 2018 | 09:29 WIB
Mau Sehat dan Panjang Umur, Coba Konsumsi Makanan Jepang
Ilustrasi rumput laut. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Masyarakat Jepang selama ini dikenal sebagai populasi yang memiliki harapan hidup paling tinggi di dunia. Makanan sehat yang mereka konsumsi menjadi salah satu alasan mengapa orang Jepang panjang umur.

Ahli gizi Cassandra Barns yang praktik di London mengakui bahwa makanan Jepang memiliki sederet bahan yang dapat membuat sel-sel tubuh terhindar dari peradangan. Studi di Jepang, Maret lalu mengungkapkan bahwa orang yang menjalani kebiasaan diet masyarakat Jepang berisiko 15 persen lebih kecil untuk meninggal karena gangguan kardiovaskular dan stroke.

"Menggabungkan asupan tinggi karbohidrat dan lemak adalah kombinasi sempurna yang memicu obesitas. Namun orang Jepang cenderung mengonsumsi tinggi karbohidrat tetapi rendah lemak dan itu perpaduan yang bagus untuk sehat," kata ilmuwan penelitian kardiovaskular James DiNicolantonio.

Berikut adalah lima makanan Jepang teratas yang dapat membantu Anda hidup lebih lama:

Ikan

Diyakini sebagai sumber asam lemak omega-3, ikan berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan memperbaiki sirkulasi darah. Ikan juga bisa bermanfaat untuk kesehatan otak, mata serta mengurangi peradangan. Ikan juga kaya selenium yang sangat penting untuk menambah pasokan antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pasta Miso dan Umami

Makanan kedelai yang difermentasi dalam makanan Jepang seperti pasta miso dan umami mengandung isoflavon yang bermanfaat bagi perempuan setelah menopause. Konsumsi kedua makanan ini juga dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker payudara dan kanker endometrium pada perempuan setelah menopause.

"Daripada sembarang kedelai, orang Jepang cenderung mengonsumsi makanan kedelai yang difermentasi secara tradisional seperti miso, tempe dan natto," kata Barns.

Salah satu manfaat dari proses fermentasi adalah isoflavon secara alami diubah menjadi bentuk yang jauh lebih mudah digunakan oleh tubuh. Hal ini juga meningkatkan kandungan vitamin K2, yang berperan dalam meningkatkan kesehatan tulang dan kesehatan jantung.

Rumput laut

Panganan ini kaya akan mineral, termasuk yodium, seng, magnesium, kalsium, kalium, dan lusinan mineral lainnya yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Banyak dari kita tidak mendapatkan cukup mineral dalam makanan sehari-hari, bahkan jika kita makan banyak sayuran. Namun rumput laut mengandung banyak mineral penting sehingga dijadikan camilan oleh masyarakat Jepang," tambah Barns.

Matcha Tea

Ini adalah teh hijau bubuk tradisional yang kaya akan kandungan flavanol yang membantu meningkatkan pertahanan antioksidan dalam tubuh kita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Makanan Sehat yang Bisa Gagalkan Program Diet Anda

4 Makanan Sehat yang Bisa Gagalkan Program Diet Anda

Health | Senin, 19 November 2018 | 14:00 WIB

Bisa Dicoba, 5 Tips Sehat Agar Tetap Fit Selama Musim Hujan

Bisa Dicoba, 5 Tips Sehat Agar Tetap Fit Selama Musim Hujan

Health | Jum'at, 16 November 2018 | 15:30 WIB

Yuk Ikuti Tips Ini Agar Dapatkan Kulit Sehat Bersinar

Yuk Ikuti Tips Ini Agar Dapatkan Kulit Sehat Bersinar

Lifestyle | Rabu, 14 November 2018 | 11:01 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB