Studi: Orang Indonesia Mengaku Sehat, Tapi Malas Lakukan Pola Hidup Sehat

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 06 Desember 2018 | 19:42 WIB
Studi: Orang Indonesia Mengaku Sehat, Tapi Malas Lakukan Pola Hidup Sehat
Ilustrasi gaya hidup sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Hasil penelitian AIA Healthy Living Index 2018 mengungkap, tingkat kepuasan masyarakat di Asia terhadap kesehatan mereka menurun dari 84% pada 2016 menjadi 81% pada 2018. Meskipun mereka tidak puas dengan kesehatan, gaya hidup sehat masyarakat di Asia Pasifik meningkat dari 4,7 pada 2016 menjadi 5,0 pada 2018. Bagaimana dengan di Indonesia?

Kathryn Monika Parapak, Head of Brand and Communication, PT AIA Financial, mengatakan AIA Healthy Living Index adalah survei yang kami lakukan di Asia Pasifik untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai kesehatan dan harapan mereka untuk hidup yang lebih baik.

“Melalui survei ini, kami dapat memahami tren kesehatan saat ini sehingga kami dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat, survei ini juga menjadi dasar pendekatan kami untuk pengembangan produk dan layanan, serta berbagai inisiatif untuk memotivasi masyarakat menjalankan pola hidup sehat,” ujar Kathryn saat ditemui Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta-Selatan, Kamis (6/12/2018).

Semakin banyak masyarakat yang menyatakan mereka berolahraga dalam durasi lebih lama dengan rata-rata jangka 3,6 jam, naik dari 3,0 jam pada 2016. Namun, olahraga untuk waktu yang lama dengan pola makan sehat. Sebagian besar orang yang mampu mempertahankan diet mereka dan hanya 52% yang terus menjalankan program diet.

Namun, kondisi berbeda terjadi justru di Indonesia, di mana skor Healthy Living Index 2018 naik menjadi 62 dibanding pada 2016 dengan skor 58 dan 2013 dengan skor 55. Sebanyak 96% orang Indonesia merasa puas dengan kesehatannya, meningkat 3% dibandingkan 2016 dan menempatkan Indonesia di peringkat 11 dari 16 negara Asia Pasifik. Sebelumnya Indonesia menduduki peringkat 14 pada 2016 dan peringkat 15 pada 2013.

Akan tetapi, meningkatnya kepuasan masyarakat Indonesia terhadap kesehatan mereka tidak mempublikasikan gaya hidup yang dijalankan. Hasil survey menunjukkan, aktivitas yang sehat dilakukan dari 4,0 pada 2016 menjadi 3,6 tahun 2018 dan merupakan yang terendah di antara negara Asia Pasifik lain.

Kathryn mengungkap, ada beberapa faktor yang menjadi alasan tingkat kepuasan terhadap kondisi kesehatan tidak sebanding dengan pola hidup sehat orang Indonesia. Banyaknya usaha yang diperlukan untuk berolahraga menjadi alasan utama masyarakat berhenti berolahraga (37%).

Di peringkat kedua, sebanyak 32% masyarakat Indonesia lebih memilih melakukan hal lain. Selain itu, hanya 5% masyarakat Indonesia yang mengalokasikan biaya untuk olahraga.

“Pandangan orang terhadap makanan sehat mulai berubah. Pada 2018, sebanyak 73% masyarakat Indonesia menganggap makanan sehat lebih murah, sementara pada 2016, 62 % masyarakat menganggap makanan sehat lebih mahal. Sama halnya dengan olahraga, masyarakat memutuskan untuk berhenti mengonsumsi makanan sehat karena dianggap tidak efektif (37%) dan membutuhkan banyak usaha (32%),” papar Kathryn.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat, 5 Alasan Mengapa Kamu Tak Boleh Melewatkan Sarapan

Catat, 5 Alasan Mengapa Kamu Tak Boleh Melewatkan Sarapan

Health | Selasa, 04 Desember 2018 | 06:49 WIB

Studi: Memelihara Hewan Peliharaan, Baik untuk Kesehatan Mental

Studi: Memelihara Hewan Peliharaan, Baik untuk Kesehatan Mental

Health | Senin, 03 Desember 2018 | 14:42 WIB

Hobi Makan Permen Karet? Ini Lho Manfaatnya untuk Kesehatan

Hobi Makan Permen Karet? Ini Lho Manfaatnya untuk Kesehatan

Health | Senin, 26 November 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×