Cara Menyikat Gigi Salah, Penyakit Gigi dan Mulut Rentan Menyerang

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Senin, 10 Desember 2018 | 16:05 WIB
Cara Menyikat Gigi Salah, Penyakit Gigi dan Mulut Rentan Menyerang
Salah cara menyikat gigi, penyakit gigi dan mulut rentan datang. (Shutterstock)

Suara.com - Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih tergolong sangat kurang. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, penduduk Indonesia yang memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut rata-rata mencapai angka 57,6 persen, dengan hanya 10,2 persen saja yang mendapat pelayanan dari tenaga medis gigi.

Menurut dokter gigi dari Rumah Sakit Siloam Buton, drg. Rian Hermawan, untuk mencegah masalah gigi dan mulut, masyarakat harus mengetahui cara menyikat gigi dengan benar.

Yang sering luput dilakukan adalah minimal harus menyikat gigi dua kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur dan menggunakan pasta gigi menganrung flouride.

Selain itu menyikat gigi yang ideal umumnya berdurasi 2-3 menit dan bila perlu menggunakan benang gigi dan obat kumur.

"Pencegahan lain adalah banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat, kurangi konsumsi minum kopi, merokok dan makanan manis, serta yang penting adalah rajin memeriksakan gigi setiap 6 bulan sekali ke dokter," ujar dia dalam rilis resmi yang diterima Suara.com, Senin (10/12/2018).

Disampaikan drg. Rian, di Provinsi Sulawesi Tenggara terdapat 60-70 persen masyarakat yang bermasalah dengan gigi dan mulut, sayangnya hal itu tidak diimbangi dengan perilaku masyarakatnya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Hasil Riskesdas 2018 juga menyebutkan bahwa baru 8.8 persen masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menyikat gigi dengan benar baik dari segi teknik maupun frekuensi penyikatan.

“Riskedas ini survei setiap lima tahun dan angka itu berdasarkan data Juni hingga Agustus. Hasilnya ditemukan bahwa masalah gigi dan mulut yang paling banyak adalah gigi berlubang dan karang gigi,”

Ia melanjutkan, Siloam Hospitals Buton sebagai salah satu rumah sakit bertaraf Intrernasional, kali ini menghadirkan layanan perawatan gigi dan mulut dasar sejak pertengahan Oktober lalu seperti, penambalan gigi berlubang, pembersihan karang gigi, pemasangan gigi palsu serta perawatan saluran akar gigi.

baca juga

"Alat-alat yang ada di Siloam termasuk yang sudah bagus dari sisi teknologi," tambah dia.

Bagi Anda pemegang kartu BPJS Kesehatan yang ingin melakukan perawatan gigi juga akan dilayani di RS Siloam Buton cukup dengan mengantongi surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

"Sementara untuk layanan gigi di rumah sakit ini dilakukan setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 08.00-16.00 WITA kecuali Minggu dan tanggal merah," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perlu Tahu, Ini Fakta Kesehatan Gigi Remaja Indonesia

Perlu Tahu, Ini Fakta Kesehatan Gigi Remaja Indonesia

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 08:36 WIB

Tak Gosok Gigi Selama 10 Tahun, Perempuan Ini Akui Giginya Sehat

Tak Gosok Gigi Selama 10 Tahun, Perempuan Ini Akui Giginya Sehat

Health | Minggu, 25 November 2018 | 06:49 WIB

Rawan Masalah Gigi, Indonesia Masih Kekurangan Pakar Bedah Mulut

Rawan Masalah Gigi, Indonesia Masih Kekurangan Pakar Bedah Mulut

Health | Sabtu, 24 November 2018 | 20:23 WIB

Makanan Ini Bisa Bantu Memutihkan Gigi Secara Alami

Makanan Ini Bisa Bantu Memutihkan Gigi Secara Alami

Health | Selasa, 20 November 2018 | 16:00 WIB

Pesan Dokter Gigi, Jangan Veneer Jika untuk Sekadar Tren

Pesan Dokter Gigi, Jangan Veneer Jika untuk Sekadar Tren

Health | Rabu, 14 November 2018 | 18:45 WIB

Terkini

Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget

Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern

Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:16 WIB

Stok Minyak AS Menipis dan Harga Brent Meroket, Rencana Pasokan UEA Jadi Pertaruhan RI

Stok Minyak AS Menipis dan Harga Brent Meroket, Rencana Pasokan UEA Jadi Pertaruhan RI

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z

Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Pemkot Pekanbaru Siapkan 3 Stel Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa Baru

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Apakah Bedak Saripohatji Masih Ada? Produk Legendaris untuk Cerahkan Wajah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:00 WIB

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

×