Berendam Air Panas Bisa Sembuhkan Diabetes?

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 12 Desember 2018 | 16:00 WIB
Berendam Air Panas Bisa Sembuhkan Diabetes?
Ilustrasi berendam air panas menurut studi terkini bisa mengatasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, tempat pemandian air panas atau sauna dikenal dapat mengurangi stres dan membantu mengurangi berat badan, namun ternyata tak hanya itu penelitian mengungkapkan manfaat berendam air panas dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan metabolisme dan baik untuk Anda yang memiliki diabetes.

Selama ini, para peneliti percaya mandi atau berendam air panas dapat meningkatkan fungsi darah dan membuat tidur lebih nyenyak. Maka, berendam air panas diyakini baik kesehatan jantung Anda.

Para ahli pun mulai menggali lebih jauh apakah ada manfaat berendam air panas untuk mengatasi penyakit-penyakit metabolik, misalnya diabetes.

Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 mengalami peningkatan sensitivitas insulin saat mandi air panas. Tubuh yang lebih sensitif terhadap insulin artinya gula darah bisa dikendalikan dengan baik.

Pasalnya, seperti dikutip dari Hello Sehat, hormon insulin inilah yang bertugas untuk mengatur kadar gula darah. Dengan kata lain, ada manfaat berendam air panas yang baik bagi pasien diabetes.

Sayangnya, belum jelas bagaimana prosesnya. Peneliti menduga bahwa ada pengaruh air panas dan kadar gula darah terhadap respon peradangan dalam tubuh.

Peradangan yang tidak terlalu parah tapi sudah berlangsung cukup lama (kronis) dapat meningkatkan resistensi insulin. Ini artinya sel dalam tubuh manusia jadi tidak bisa merespon insulin dengan baik akibat adanya peradangan.

Jika sel tidak merespon dengan baik, kadar gula darah jadi tidak bisa dikendalikan. Risiko diabetes pun melonjak naik.

Berendam air panas diduga kuat mampu memicu efek yang sangat mirip dengan olahraga. Pertama-tama, olahraga akan memicu respon radang dalam waktu yang sangat sebentar, lantas diikuti dengan aktivitas antiradang dalam waktu yang lebih panjang. Begitu pula dengan berendam air panas.

Berendam air panas diketahui bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Para peneliti mengamati dampak dari mandi air panas pada pria yang kelebihan berat badan dan kurang gerak. Penelitian ini diterbitkan dalam Journal of Applied Physiology.

Setiap peserta diminta untuk berendam air panas dengan suhu 39 derajat Celcius selama satu jam. Para peneliti mengambil darah peserta sebelum, setelah, dan 2 jam setelah mandi. Peneliti juga mengukur tekanan darah, suhu tubuh, dan detak jantung peserta setiap 15 menit.

Hasilnya ditemukan bahwa mandi air panas menyebabkan lonjakan interleukin, yaitu suatu penanda peradangan. Selain itu, juga ditemukan adanya peningkatan produksi oksida nitrat (NO).

Lonjakan pada NO penting karena bisa melemaskan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun. NO juga meningkatkan asupan glukosa ke dalam sel tubuh dan mungkin memiliki sifat antiradang. Hal ini dilakukan selama 2 minggu. Hasilnya adalah terlihat penurunan gula darah puasa sekaligus berkurangnya peradangan.

Para peneliti menyimpulkan bahwa berendam air panas mungkin mengurangi peradangan dan meningkatkan kemampuan tubuh mengolah gula (supaya kadarnya tidak kelebihan dalam darah) pada pria yang kurang gerak dan kelebihan berat badan.

Meski begitu manfaat berendam air panas ini tidak bisa menjadi pengobatan utama diabetes ataupun menggantikan olahraga, Anda tetap harus ke dokter agar gula darah bisa dikendalikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keringat Dingin Saat Menahan BAB Berbahayakah?

Keringat Dingin Saat Menahan BAB Berbahayakah?

Health | Selasa, 11 Desember 2018 | 20:00 WIB

Pengidap Diabetes, Ini Anjuran Cek Gula Darah Sendiri di Rumah

Pengidap Diabetes, Ini Anjuran Cek Gula Darah Sendiri di Rumah

Health | Selasa, 11 Desember 2018 | 16:31 WIB

Waduh, Hampir Separuh Penderita Diabetes di Jakarta Berusia Muda

Waduh, Hampir Separuh Penderita Diabetes di Jakarta Berusia Muda

Health | Senin, 10 Desember 2018 | 08:32 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB