Waduh, Hampir Separuh Penderita Diabetes di Jakarta Berusia Muda

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 10 Desember 2018 | 08:32 WIB
Waduh, Hampir Separuh Penderita Diabetes di Jakarta Berusia Muda
Penderita diabetes berusia muda. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes bukan lagi penyakit orang tua dan lansia, sebab data terbaru menunjukkan bahwa penderita diabetes di Jakarta berusia muda di bawah 40 tahun.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa Jakarta kini menempati peringkat pertama sebagai kota dengan prevalensi diabetes melitus tertinggi di Indonesia. Peningkatan ini mencapai 0,9 persen dalam kurun waktu lima tahun sejak 2013 yakni dari 2,5 persen menjadi 3,4 persen.

Disampaikan peneliti dari IMERI FKUI, dr. Dicky Levenus Tahapary, SpPD-KEMD, Ph.D data ini juga menunjukkan penderita diabetes di Jakarta relatif lebih muda dibandingkan kota-kota besar lain di dunia.

Menurut dr. Dicky, 45 persen penderita diabetes di Jakarta berusia di bawah usia 40 tahun bahkan 10 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.

"Kenapa semakin muda bisa karena gaya hidup. Pola makan tinggi kalori, lemak jenuh tapi aktivitas fisiknya kurang. Sekarang juga banyak yang obesitas. Sekitar 60 persen orang dengan obesitas itu akan menjadi disbetes. Jadi memang harus menurunkan berat badan," ujar dr Dicky di sela-sela temu media Cities Changing Diabetes baru-baru ini.

Selain belum ada obat untuk menyembuhkannya, diabetes juga menimbulkan masalah lain terkait komplikasi yang ditimbulkan. Menurut dr Dicky komplikasi diabetes ini membuat pembiayaan BPJS membengkak untuk pengobatan penyakit kardiovaskular, stroke, gagal ginjal, amputasi bahkan kebutaan.

"Diabetes dan faktor risiko lain juga menyumbang pada komplikasi. Yang jadi masalah gimana agar komplikasi nggak banyak. Makanya harus deteksi dini. Skrining harus bagus. Pengelolaan juga harus tepat mulai dari FKTP yakni puskesmas dan faskes lanjutan yaitu rumah sakit," tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama Catur Laswanto, Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan, saat ini kesadaran penduduk Jakarta untuk datang ke Posbindu masih rendah.

Di sisi lain, gaya hidup masyarakat Jakarta termasuk berisiko tinggi terkena diabetes. Terbukti 60 persen penderita diabetes di Jakarta yang terdapat di Dinkes memiliki obesitas sentral.

"Orang Jakarta banyak yang mengalami kegemukan. Ada kecenderungan, orang daerah yang datang ke Jakarta akan bertambah gemuk. Kita pernah membandingkan orang Kupang yang ke Jakarta, ternyata mengalami penambahan lingkar perut setengah sentimeter setiap tahun," tutupnya.

Jadi, Anda yang berusia muda perlu menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari diabetes, mengingat fakta terkini menunjukkan hampir separuh penderita diabetes di Jakarta berusia muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Jakarta Berpotensi Hujan Petir Sepanjang Hari

Waspada, Jakarta Berpotensi Hujan Petir Sepanjang Hari

News | Senin, 10 Desember 2018 | 07:47 WIB

Waduh, Prevalensi Diabetes DKI Jakarta Tertinggi di Indonesia

Waduh, Prevalensi Diabetes DKI Jakarta Tertinggi di Indonesia

Health | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:43 WIB

Tarif Parkir Naik, DTKJ Minta Pemprov DKI Bangun Park and Ride

Tarif Parkir Naik, DTKJ Minta Pemprov DKI Bangun Park and Ride

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 14:42 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB