Cinlok di Waterbom Pernikahan Usia Anak Kembali Terjadi, Ini Kata Pakar

Ade Indra Kusuma
Cinlok di Waterbom Pernikahan Usia Anak Kembali Terjadi, Ini Kata Pakar
Pernikahan usia anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]

Pernikahan usia anak dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada pihak perempuan.

Suara.com - Pernikahan usia anak kembali bikin heboh dunia maya. Istrinya umur 14 tahun dan suaminya baru berumur 9 tahun, dua insan ini disebut sudah disatukan dalam sebuah ikatan janji suci. Awal pertemuan mereka juga unik dan tak biasa, mereka dinilai bertemu di sebuah wahana permainan air atau waterbom.

Postingan ini pertama kali diunggah oleh akun @makassar_info, Pernikahan usia anak yang diketahui bernama Asma Wilgalbi dan Habibie ini digelar pada 16 Desember 2018. Hal itu terlihat dari banner atau poster yang ada pada panggung pelaminan.

Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]
Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]
Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]
Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]

"Mereka berdua pertama kali bertemu saat main waterboom di permandian... bagaimana kalian yang pacaran bertahun-tahun tapi tak kunjung di nikahi... jangankan mau dinikahi di berikan kepastian saja tidak pernah...Kisah : Asma Wilgalbi Habibie (16 Desember 2018)," tulis admin dalam keterangan foto.

Sontak netizen yang awalnya mengira acara ulang tahun ini dibuat geleng-geleng kepala karena setelah dicermati sepasang anak laki-laki dan perempuan ini bersanding bersama layaknya di atas pelaminan.

Baca Juga: Pernikahan Usia Anak Tinggi, Anggota DPR Ngaku Prihatin

"Udh sunat blm dese?" seru akun @ibnu_rachma.

"Seperti rayakan ultah bukan wedding party," beber @kinszeo.id.

Bahkan banyak juga netizen yang iri salah satunya dari akun @puteri_handayani2405, "Pacar aj gak ada yng pnya. Lihatnya ngenes ayy ,"

Menurut definisi UNICEF, perkawinan usia anak adalah yang dilakukan sebelum mencapai usia dewasa, yaitu 18 tahun.

Pernikahan usia anak di Indonesia terjadi memang dari banyak faktor yang melatar belakangi, mulai dari pengaruh adat istiadat hingga suka sama suka. Namun tentu saja karena terjadi di usia anak-anak, akan ada dampak kesehatan yang muncul akibat pernikahan dini tersebut.

Baca Juga: Ma'ruf Amin Tegaskan Pernikahan di Bawah Umur Tidak Maslahat

Salah satu risikonya adalah kanker serviks. Disampaikan dokter sub-spesialis Obstetri dan Ginekologi Onkologi dari RSCM Jakarta, Prof. dr. Andrijono, pernikahan usia anak dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada pihak perempuan.