Cinlok di Waterbom Pernikahan Usia Anak Kembali Terjadi, Ini Kata Pakar

Ade Indra Kusuma

Selasa, 18 Desember 2018 | 08:20 WIB
Cinlok di Waterbom Pernikahan Usia Anak Kembali Terjadi, Ini Kata Pakar
Pernikahan usia anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]

Suara.com - Pernikahan usia anak kembali bikin heboh dunia maya. Istrinya umur 14 tahun dan suaminya baru berumur 9 tahun, dua insan ini disebut sudah disatukan dalam sebuah ikatan janji suci. Awal pertemuan mereka juga unik dan tak biasa, mereka dinilai bertemu di sebuah wahana permainan air atau waterbom.

Postingan ini pertama kali diunggah oleh akun @makassar_info, Pernikahan usia anak yang diketahui bernama Asma Wilgalbi dan Habibie ini digelar pada 16 Desember 2018. Hal itu terlihat dari banner atau poster yang ada pada panggung pelaminan.

Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]
Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]
Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]
Pernikahan usia anak-anak kembali terjadi [instagram @makassar_info]

"Mereka berdua pertama kali bertemu saat main waterboom di permandian... bagaimana kalian yang pacaran bertahun-tahun tapi tak kunjung di nikahi... jangankan mau dinikahi di berikan kepastian saja tidak pernah...Kisah : Asma Wilgalbi Habibie (16 Desember 2018)," tulis admin dalam keterangan foto.

Sontak netizen yang awalnya mengira acara ulang tahun ini dibuat geleng-geleng kepala karena setelah dicermati sepasang anak laki-laki dan perempuan ini bersanding bersama layaknya di atas pelaminan.

"Udh sunat blm dese?" seru akun @ibnu_rachma.

"Seperti rayakan ultah bukan wedding party," beber @kinszeo.id.

Bahkan banyak juga netizen yang iri salah satunya dari akun @puteri_handayani2405, "Pacar aj gak ada yng pnya. Lihatnya ngenes ayy ,"

Menurut definisi UNICEF, perkawinan usia anak adalah yang dilakukan sebelum mencapai usia dewasa, yaitu 18 tahun.

Pernikahan usia anak di Indonesia terjadi memang dari banyak faktor yang melatar belakangi, mulai dari pengaruh adat istiadat hingga suka sama suka. Namun tentu saja karena terjadi di usia anak-anak, akan ada dampak kesehatan yang muncul akibat pernikahan dini tersebut.

baca juga

Salah satu risikonya adalah kanker serviks. Disampaikan dokter sub-spesialis Obstetri dan Ginekologi Onkologi dari RSCM Jakarta, Prof. dr. Andrijono, pernikahan usia anak dapat meningkatkan risiko kanker serviks pada pihak perempuan.

"Salah satu teorinya kalau menikah dengan usia yang masih muda sekali itu rentan terkena kanker serviks. Alasannya usia serviks masih terlalu muda sehingga mudah dipenetrasi oleh virus," ujar dr Andrijono pada Suara.com beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui kanker serviks terjadi karena penularan virus HPV melalui hubungan seks. Dari 100 jenis tipe virus HPV, Prof Andrijono mengatakan bahwa HPV tipe 16, 18 dan 52 yang paling sering menyebabkan kanker serviks. Biasanya virus ini ditularkan melalui hubungan seksual dengan penderita.

"Tanpa pernikahan dini prevalensi kanker serviks juga sudah tinggi apalagi jika ditambah banyaknya pernikahan di bawah umur. Sehingga kita setuju kalau pemerintah menaikkan batas usia pernikahan menjadi 17 tahun," tambah dia.

Sementara itu di sisi lain, dokter spesialis anak Dr dr Soedjatmiko, SpA(K), MSi menuturkan jika pernikahan usia anak juga bisa memicu calon buah hati mereka terlahir stunting. Padahal Indonesia sedang gencar-gencarnya memerangi stunting lewat intervensi perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih.

"Kalau remaja dia sudah hamil maka janinnya berisiko akan kurang gizi, kurang iodium, anemia dan pendidikan rendah. Kalau siklus ini tidak dihentikan maka 30 persen generasi kita akan jelek" ujar Soedjatmiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prevalensi Kanker Perempuan 27 Persen dari Total Kasus Kanker

Prevalensi Kanker Perempuan 27 Persen dari Total Kasus Kanker

Health | Kamis, 08 November 2018 | 17:31 WIB

Perkawinan Anak Dapat Merugikan Ekonomi Dunia

Perkawinan Anak Dapat Merugikan Ekonomi Dunia

Health | Minggu, 01 Juli 2018 | 07:12 WIB

KPAI Dukung Keputusan KUA Tolak Pernikahan Dini di Tulungagung

KPAI Dukung Keputusan KUA Tolak Pernikahan Dini di Tulungagung

News | Senin, 28 Mei 2018 | 15:50 WIB

Terkini

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

×