Mengenal Endoskopi, Teknik yang Dipakai Dokter Angkat Peluit di Tubuh Asep

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Kamis, 20 Desember 2018 | 17:16 WIB
Mengenal Endoskopi, Teknik yang Dipakai Dokter Angkat Peluit di Tubuh Asep
Ilustrasi mengenal teknik Endoskopi [shutterstock]

Suara.com - Peluit yang bersarang dalam paru-paru bocah Asep Yaya (9) sejak dua bulan terakhir, akhirnya sukses dikeluarkan oleh tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/12/2018).

Agar peluit bisa dikeluarkan, tim dokter mengaku menjalankan prosedur endoskopi. Tim dokter mengatakan peluit sepatu tersebut tidak berdampak terhadap gangguan pernafasan, akan tetapi jika tak segera diangkat bisa menimbulkan risiko serius.

Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL RSHS dr Lina Lasminingrum, Sp.THT-KL (K) mengatakan, pengambilan peluit dari paru-paru Asep Yaya melalui proses endoskopi sukses dilakukan.

Alat tersebut dimasukkan ke dalam saluran pernapasan Asep, kemudian peluit berhasil diambil. Sebenarnya apa sih metode endoskopi? Yuk kenal lebih dekat fakta dan teknik Endoskopi.

"Endoskopi dilakukan selama satu jam. Naik meja operasi jam 08.00 WIB, dapat laporan pukul 09.00 WIB. Tidak ada pembedahan ya, tapi peluit diambil melalui proses endoskopi," kata dr Lina kepada kontributor Suara.com ketika ditemui di RSHS Bandung.

Mengutip Webmd, Endoskopi merupakan salah satu peralatan kedokteran untuk melakukan pemindaian atau meneropong penyakit pada organ pencernaan. Peralatan ini dilengkapi kamera super kecil yang dihubungkan dengan komputer.

Prosedur non-bedah ini biasanya digunakan untuk memeriksa bagian dalam tubuh manusia. Baik itu di bagian atas, paru-paru hingga saluran pencernaan seseorang. Endoskopi menyerupai tabung fleksibel dengan cahaya dan kamera yang melekat di ujungnya. Dokter nantinya dapat melihat gambar saluran pencernaan Anda di monitor.

Selama endoskopi bagian atas, endoskopi melewati mulut dan tenggorokan dan masuk ke kerongkongan, memungkinkan dokter melihat kerongkongan, perut, dan bagian atas usus kecil.

Demikian pula, endoskopi dapat dilewatkan ke usus besar (kolon) melalui rektum untuk memeriksa area usus ini. Prosedur ini disebut sigmoidoskopi atau kolonoskopi tergantung pada seberapa jauh usus besar diperiksa.

Untuk diketahui, endoskopi adalah prosedur memasukkan alat yang dilengkapi serat optik dan teknologi video untuk menginspeksi tubuh bagian dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JIka Telan Peluit Seperti Asep Apa Bisa Keluar Lewat BAB? Ini Kata Peneliti

JIka Telan Peluit Seperti Asep Apa Bisa Keluar Lewat BAB? Ini Kata Peneliti

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 16:50 WIB

Peluit yang 2 Bulan Nyangkut di Paru-paru Asep Berhasil Dikeluarkan

Peluit yang 2 Bulan Nyangkut di Paru-paru Asep Berhasil Dikeluarkan

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 13:25 WIB

Tak Sengaja Telan Peluit, Dua Bulan Asep Yaya Bersuara seperti Terompet

Tak Sengaja Telan Peluit, Dua Bulan Asep Yaya Bersuara seperti Terompet

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 11:59 WIB

Terkini

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB