Ini Tips yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Hujan Abu Vulkanik

Ade Indra Kusuma

Jum'at, 28 Desember 2018 | 15:47 WIB
Ini Tips yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Hujan Abu Vulkanik
Semburan awan panas Gunung Anak Krakatau terlihat dari kawasan Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (28/12).[ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Gunung Anak Krakatau kini sudah mencapai level siaga. Hal ini menyebabkan sebaran debu yang tentunya berbahaya bagi kesehatan.

Abu adalah partikel halus batuan vulkanik yang kelaur dari erupsi gunung. Diameternya kurang dari 2 mikrometer. Abu vulkanik yang baru saja jatuh memiliki kandungan lapisan asam yang dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru dan mata. Menghirup abu vulkanik dalam jangka panjang bisa merusak saluran pernapasan.

Mengutip akun @makassar.info, terlihat sebuah foto dan video yang menceritakan jatuhnya abu vulkanik dari Krakatau ytang terbawa oleh angin.

"Ini kondisi abu anak krakatau pada 27 Desember 2018," tulisnya dalam caption foto

Mengutip gns.cri.nz, berikut langkah yang harus dilakukan jika terjadi hujan abu vulkanik

  1. Tetaplah berada dalam rumah jika hujan abu semakin memburuk
  2. Tutup jendela dan pintu. Hentikan abu memasuki rumah dan gedung
  3. Jangan gunakan AC atau pengering pakaian
  4. Dengarkan radio untuk saran dan informasi
  5. Jika di luar mencari perlindungan; gunakan masker atau sapu tangan untuk bernafas. Pakailah pakaian pelindung terutama Jika bekerja di abu jatuh, dan kacamata untuk melindungi mata.
  6. Jika memungkinkan jauhi mengemudi, parkirkan mobil Anda di bawah penutup
  7. Jika Anda harus mengemudi, mengemudi perlahan karena abu yang jatuh akan mengurangi visibilitas. Anda mungkin perlu menggunakan lampu mobil karena visibilitas berkurang. Jangan gunakan sistem ventilasi mobil.
  8. Simpan hewan peliharaan di dalam ruangan.
    Pastikan ternak memiliki cukup makanan dan air. Mungkin perlu tempat berlindung

Cara membersihkan abu jatuh

  1. Membasahi abu akan membentuk bahan seperti lem (tidak mudah dihilangkan) dan menambah berat abu.
  2. Buang abu dengan segera (sebelum hujan Air jika memungkinkan) tetapi ingatlah bahwa partikel-partikel abu umumnya memiliki tepi-tepi yang tajam membuatnya menjadi bahan yang sangat abrasif.
  3. Bersihkan atap rumah terlebih dahulu untuk mengurangi abu yang tertiup angin yang menutupi area yang dibersihkan atau kerusakan talang air dan penyumbatan pipa.
  4. Tempatkan abu di kantong sampah jika mungkin dan segel.
  5. Jangan membuang abu di air badai atau sistem pembuangan kotoran.
  6. Vakum permukaan dalam ruangan dimungkinkan atau menggunakan kain lembab untuk menghilangkan abu. Hindari menggosok dengan kuat.
  7. Untuk menghilangkan abu dari cuci mobil Anda dengan banyak air. Lakukan perawatan mobil jika Anda mengemudi dalam abu. Misalnya, periksa / ganti filter udara, filter oli, oli dan bantalan rem di mobil.
  8. Abu kering harus diterbangkan dengan udara bertekanan tinggi, sementara abu basah harus dibersihkan dengan tangan atau dengan air pada tekanan tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG: Suara Gemuruh di Lampung Berasal dari Gunung Anak Krakatau

BMKG: Suara Gemuruh di Lampung Berasal dari Gunung Anak Krakatau

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 10:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Begini Cara Memakai Masker yang Benar

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Begini Cara Memakai Masker yang Benar

Health | Jum'at, 28 Desember 2018 | 08:15 WIB

Waspada Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Bahaya yang Mengintai

Waspada Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Bahaya yang Mengintai

Health | Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:50 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB