Ini Kesalahan Perempuan yang Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Vania Rossa

Selasa, 01 Januari 2019 | 10:43 WIB
Ini Kesalahan Perempuan yang Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi kesehatan jantung perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Lebih dari 60 persen perempuan berpikir bahwa kanker payudara adalah risiko kesehatan terbesar yang mereka hadapi. Padahal faktanya, penyakit jantung enam kali lebih mematikan bagi perempuan daripada kanker payudara. Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu bagi perempuan di Amerika Serikat.

Sayangnya, tak semua perempuan memahami penyakit jantung dengan benar. Selain risiko dan gejalanya yang berbeda dari lelaki, penyakit jantung pada perempuan juga lebih sulit dideteksi. Dilansir dari laman Health Grades, hampir dua pertiga perempuan yang meninggal tiba-tiba karena serangan jantung tidak mengalami gejala sebelumnya. Itu sebabnya penting bagi perempuan untuk lebih memahami bagaimana penyakit jantung memengaruhi mereka dan menghindari kesalahan yang umum dilakukan seputar kesehatan jantung.

1. Meremehkan stres
Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 82.000 perempuan menemukan fakta bahwa tingkat stres yang tinggi dan peristiwa-peristiwa yang membuat stres membuat perempuan 12 kali lebih mungkin terserang penyakit jantung. Stres memicu risiko kesehatan jantung seperti tekanan darah tinggi, makan makanan yang tidak sehat, merokok, dan konsumsi alkohol yang berlebihan.

Stres memang tak bisa dihindari. Tapi jika Anda mengalami stres tingkat tinggi dalam hidup Anda, cobalah untuk mempertahankan gaya hidup sehat dan mencari cara untuk mengatasi stres dengan hal yang positif.

2. Merokok dan terpapar asap rokok
Anda pasti tahu kalau merokok dan paparan asap rokok berbahaya bagi jantung, serta dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Hal ini menjadi lebih berisiko ketika Anda berusia lebih dari 35 tahun. Berita baiknya adalah jika Anda berhenti merokok atau mengurangi paparan asap rokok, Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 80 persen hanya dalam satu tahun.

3. Malas berolahraga
Jumlah minimum olahraga yang disarankan untuk menjaga kesehatan jantung Anda adalah 2,5 jam seminggu, dengan jenis olahraga intensitas sedang. Namun, banyak yang tak patuh pada aturan ini. Padahal, ada banyak cara untuk memenuhi kebutuhan olahraga ini, yang tujuannya menurunkan berat badan dan mengurangi lemak perut berbahaya yang berkontribusi terhadap risiko penyakit jantung.

4. Mengabaikan tekanan darah, gula darah, dan angka kolesterol
Semua itu adalah faktor risiko yang dapat membuat Anda terhindar dari serangan jantung atau stroke yang tidak terduga. Diabetes, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi semuanya berkontribusi pada penyakit jantung, tetapi pemeriksaan cepat dengan dokter dapat memberikan informasi berharga untuk membantu Anda mengelola risiko ini.

Setiap kali pemeriksaan kesehatan tahunan, mintalah dokter untuk melakukan tes terhadap angka-angka ini, sehingga Anda dapat mengambil tindakan untuk mengendalikan setiap potensi masalah jantung.

5. Tidak mengetahui gejala serangan jantung untuk perempuan
Salah satu hal rumit tentang penyakit jantung bagi perempuan adalah gejalanya yang berbeda dari lelaki. Hampir 64 persen perempuan yang meninggal karena serangan jantung tidak memiliki indikator bahwa mereka berisiko. Kebanyakan perempuan tidak mengalami sakit dada akibat serangan jantung. Sebaliknya, mereka merasa sangat lelah, berkeringat, kehabisan nafas dan memiliki rasa sakit di leher dan bahu, sering disertai mual atau mulas. Jika Anda mengalami satu atau lebih dari gejala-gejala ini, segera hubungi dokter.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Risiko Penyakit Jantung Kalau Makan Terlalu Malam

Awas, Risiko Penyakit Jantung Kalau Makan Terlalu Malam

Health | Rabu, 12 Desember 2018 | 11:39 WIB

Catat, Daftar Buah yang Punya Manfaat untuk Kesehatan Jantung

Catat, Daftar Buah yang Punya Manfaat untuk Kesehatan Jantung

Health | Minggu, 11 November 2018 | 19:13 WIB

Penyakit Jantung dan Diabetes Mengintai Penderita Skizofrenia

Penyakit Jantung dan Diabetes Mengintai Penderita Skizofrenia

Health | Jum'at, 09 November 2018 | 15:26 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB