Wajib Baca! Medsos Bikin Perempuan Lebih Rentan Depresi

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 06 Januari 2019 | 15:45 WIB
Wajib Baca! Medsos Bikin Perempuan Lebih Rentan Depresi
Hati-hati, sering mengakses media sosial (medsos) bisa bikin penggunanya, terutama perempuan depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Anda yang gemar menggunakan media sosial (medsos) harus tahu nih dampak negatifnya, yaitu bisa bikin depresi terutama pada perempuan.

Kesimpulan itu didapat dari penelitian yang dilakukan University of Essex dan University College London. Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa remaja, terutama perempuan yang sering menggunakan medsos lebih rentan mengalami depresi.

Lebih dari 10.000 data yang diambil dari para remaja 14 tahun menyatakan, lebih banyak perempuan yang pakai medsos daripada lelaki. Seluruhnya termasuk pengguna medsos yang menghabiskan waktunya di dunia maya selama lebih dari tiga jam per hari.

Tim penelitian ini mendapatkan hasil bahwa 12 persen pengguna medsos ringan dan 38 persen pengguna medsos yang mulai kecanduan menunjukkan gejala depresi.

Sementara itu, bagi pengguna medsos yang aktif lebih dari lima jam sehari, tingkat depresinya naik 50 persen untuk perempuan dan 35 persen untuk lelaki. Para peneliti itu menyebutkan, kurang tidur dan pelecehan secara online bisa jadi penyebabnya.

"Misalnya, menggunakan media sosial terlalu sering membuat seseorang jadi kurang tidur, yang kemudian memiliki dampak berupa gejala depresi; mengalami pelecehan secara online bisa membuat korban kurang tidur, merasa dirinya jelek dan tidak percaya diri," ungkap tim peneliti dilansir dari Forbes.

Sementara itu, Jean Twenge, peneliti dampak dunia maya pada anak muda, mendapati bahwa medsos bisa menyebabkan anak muda depresi, bahkan ingin bunuh diri. Tiap gender pun mendapat pengaruh yang berbeda.

Pasalnya, mereka juga punya tujuan dan cara yang berbeda dalam menggunakan medsos. Menurut sejumlah ahli, cewek lebih cenderung membandingkan dirinya dengan yang lain, yang tentu saja enggak baik buat kesehatan mental.

Para ahli pun menyarankan, jika tidak bisa berhenti main medsos, setidaknya kurangilah waktu Anda untuk mengikuti kehidupan orang lain di dunia maya. Jadi, bijaklah dalam menggunakan medsos agar tidak mengalami depresi. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah yang Depresi Ternyata Bisa Menurun kepada Anak Perempuan

Ayah yang Depresi Ternyata Bisa Menurun kepada Anak Perempuan

Health | Sabtu, 29 Desember 2018 | 14:39 WIB

Fakta Baru, Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Depresi pada Lansia

Fakta Baru, Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Depresi pada Lansia

Health | Rabu, 26 Desember 2018 | 14:00 WIB

Studi: Pasien ICU Berisiko Tinggi Alami Depresi

Studi: Pasien ICU Berisiko Tinggi Alami Depresi

Health | Kamis, 29 November 2018 | 11:53 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB