Ini 5 Penyebab Ruam Merah pada Leher Bayi

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 13 Januari 2019 | 14:28 WIB
Ini 5 Penyebab Ruam Merah pada Leher Bayi
ruam merah pada leher bayi [shutterstock]

Suara.com - Masalah kulit sangat rentan dialami oleh bayi. Salah satunya adalah ruam leher yang terlihat merah dan terasa gatal. Ruam merah ini tampak bersisik dan sering terdapat di lipatan leher. Bayi yang biasanya terkena ruam merah di leher datang dalam kelompok umur empat hingga enam bulan. 

Ruam leher bisa saja muncul karena berbagai alasan. Nah ingin tahu beberapa alasan dari penyebab ruam leher pada bayi? berikut daftarnya seperti mengutip Boldsky.


1. 'Gigitan bangau' 
Kemerahan atau bercak merah muda mungkin muncul di leher bayi. Ini juga terkadang terlihat sangat mirip dengan tanda lahir. Ini terjadi ketika pembuluh darah di bawah kulit melebar atau meregang. Biasanya akan lebih terlihat ketika ada perubahan suhu kamar atau saat bayi menangis. Jenis ruam semacam itu bersifat sementara dan akan segera hilang.


2. Iritasi kulit 
Lipatan di kulit bayi saling bergesekan satu sama lain dan mungkin menjadi penyebab di balik munculnya ruam. Tidak hanya itu, kulit bayi juga bisa bergesekan dengan pakaian. Gesekan terus menerus menyebabkan iritasi dan menyebabkan ruam leher.


3. Infeksi jamur
Infeksi jamur dapat menyebabkan ruam leher pada bayi. Tempat lembab dan hangat paling tepat untuk memungkinkan pertumbuhan jamur seperti Candida. Lipatan leher anak menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk jamur semacam itu. Kemungkinan ini lebih tinggi ketika bayi sering berkeringat dan kelembaban terperangkap di lipatan leher bayi. 


4. Biang keringat 
Hal ini biasa terjadi selama musim panas, bayi cenderung mudah mengalami biang keringat. Ketika suhu tinggi, keringat terperangkap di bawah kulit yang menghalangi saluran keringat. Hal ini menyebabkan sisik merah di sekitar leher yang sangat gatal. Ini juga dinyatakan sebagai ruam keringat atau ruam panas. 


5. Air liur ASI
Biasanya bayi yang disusui mengalami ruam ringan di sekitar daerah leher. Ini biasanya terjadi ketika sebagian ASI tumpah ke bagian leher bayi selama sesi menyusui. Jika kulit tidak segera dibersihkan dari ASI yang tumpah, maka bekasnya akan terjebak di sana dan menyebabkan timbulnya ruam leher.

Itulah 5 penyebab ruam merah pada leher bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuasa Tuhan, Bayi Usia 45 Hari Selamat dari Tsunami Setelah 11 Jam Hilang

Kuasa Tuhan, Bayi Usia 45 Hari Selamat dari Tsunami Setelah 11 Jam Hilang

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 06:58 WIB

Bantu Persalinan, Perawat Tarik Kepala Bayi lalu Sembunyikan di Kamar Mayat

Bantu Persalinan, Perawat Tarik Kepala Bayi lalu Sembunyikan di Kamar Mayat

Health | Sabtu, 12 Januari 2019 | 08:31 WIB

Memilukan, Bayi 4 Bulan Meninggal karena Diberi Nasi

Memilukan, Bayi 4 Bulan Meninggal karena Diberi Nasi

Health | Sabtu, 12 Januari 2019 | 06:14 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB