Terobosan Baru, Bedah Minimal Invasif untuk Atasi Gangguan Otot dan Tulang

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Selasa, 22 Januari 2019 | 07:05 WIB
Terobosan Baru, Bedah Minimal Invasif untuk Atasi Gangguan Otot dan Tulang
Gangguan otot dan tulang dapat diatasi dengan terobosan baru. (Shutterstock)

Suara.com - Terobosan Baru, Bedah Minimal Invasif untuk Atasi Gangguan Otot dan Tulang

Tak harus dengan operasi besar, gangguan otot dan tulang kini bisa ditangani dengan terobosan baru teknik bedah minimal invasif. Apa itu?

Belakangan, keluhan pada otot dan tulang tak hanya dialami orang lanjut usia tetapi juga pada anak muda. Pergeseran gaya hidup seperti bekerja di depan laptop dan adiksi terhadap gawai menjadi salah satu penyebabnya.

"Manusia zaman now memang agak berubah trennya. Dulu nggak ada gadget, orang jarang main HP. Hal ini menyebabkan 80 persen keluhan nyeri punggung justru dialami anak muda usia produktif. Jadi penyakit ini bukan hanya milik orang tua saja tapi juga anak muda yang kebanyakam duduk dan posisinya salah ketika mengetik di depan komputer," ujar dr. Carles Siagiaan, Sp.OT-K anggota Sports, Shoulders & Spine Clinic di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dalam temu media, Senin (21/1/2019).

Selain gaya hidup, usia juga memainkan peranan penting dalam memicu gangguan otot dan tulang. Fakta menunjukan bahwa setelah melewati usia 45 tahun, tulang berisiko mengalami gangguan yang akan membatasi aktivitas, di mana sebagian besar dari kondisi tersebut seharusnya dapat diatasi jika pasien mendapatkan penanganan yang tepat.

"Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu kedokteran, prosedur minimal invasif atau dikenal dengan teknik bedah laparoskopik sudah diterapkan dalam menangani kasus-kasus muskuloskeletal," ujar dr. Henry Suhendra, Sp.OT selaku Ketua dari Sports, Shoulder & Spine Clinic Siloam Hospital Kebon Jeruk.

Tindakan laparoskopik ini, kata dia terdiri dari Arthroscopy yakni prosedur untuk mendiagnosis dan menangani sejumlah gangguan sendi), PELD/ Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy yakni prosedur pembebasan saraf terjepit di punggung dan PECD/ Percutaneous Endoscopic Cervical Discectomy (prosedur pengobatan kasus herniasi bantalan sendi tulang belakang khususnya area servikal atau leher).

"Teknik bedah ini dilakukan oleh tim dokter spesialis berkompetensi dengan menggunakan peralatan laparoskopik canggih yang dimasukan melalui 3-4 sayatan kecil seukuran lubang kancing," tambah dr Henry.

Dengan menggunakan teknik minimal invasif, luka bekas operasi relatif kecil yaitu 0,5 cm dengan perdarahan yang minimal yaitu kurang dari 50 cc. Waktu yang diperlukan untuk prosedur bedah yang terhitung kompleks ini cukup singkat yaitu sekitar 45-90 menit.

baca juga

"Serta pada kasus tertentu pasien dapat pulang ke rumah dalam waktu beberapa jam setelah operasi. Jadi tidak selalu penanganan otot dan tulang harus berakhir di meja operasi," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dokter Sebut Tak Semua Kasus Patah Tulang Harus Dioperasi, Kenapa?

Dokter Sebut Tak Semua Kasus Patah Tulang Harus Dioperasi, Kenapa?

Health | Senin, 21 Januari 2019 | 17:48 WIB

Penyakit Langka, Otot Model Ini Mengeras dan Berubah Jadi Tulang

Penyakit Langka, Otot Model Ini Mengeras dan Berubah Jadi Tulang

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 21:00 WIB

Tulang Menonjol Hingga Menembus Paha, Bocah Difabel Butuh Bantuan

Tulang Menonjol Hingga Menembus Paha, Bocah Difabel Butuh Bantuan

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:00 WIB

Berharap Terobosan Baru di Iptek, KLHK Tambah 2 Profesor Riset

Berharap Terobosan Baru di Iptek, KLHK Tambah 2 Profesor Riset

News | Kamis, 08 November 2018 | 10:42 WIB

Idap Osteoporosis Waspadai Risiko Patah Tulang Belakang

Idap Osteoporosis Waspadai Risiko Patah Tulang Belakang

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 18:30 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah

Jawa Tengah | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Surakarta | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:00 WIB

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

Kaltim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:46 WIB

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

×