Ruam Kemerahan di Bokong dan Ketiak, Ternyata Gejala Kanker Anus

M. Reza Sulaiman

Selasa, 22 Januari 2019 | 15:03 WIB
Ruam Kemerahan di Bokong dan Ketiak, Ternyata Gejala Kanker Anus
Ruam kemerahan di bokong, ternyata gejala kanker anus. (Shutterstock)

Suara.com - Ruam Kemerahan di Bokong dan Ketiak, Ternyata Gejala Kanker Anus.

Ruam kemerahan bisa muncul karena berbagai sebab, mulai dari infeksi kulit, gangguan autoimun, hingga reaksi alergi. Namun siapa sangka, ruam kemerahan yang muncul di bokong dan ketiak perempuan ini ternyata bisa gejala kanker anus.

Seorang perempuan asal Kansas, Amerika Serikat, didiagnosis dengan penyakit langka. Setelah mengalami ruam kemerahan di bagian paha, bokong, dan ketiak selama 11 bulan, barulah si perempuan memeriksakan diri ke dokter.

Dilansir Himedik dari Newsweek, ruam kemerahan tersebut berubah menjadi lesi berbentuk cincin dan terasa sangat gatal. Kondisinya tidak membaik, meskipun sudah diberikan obat anti-inflamasi dan alergi.

Empat bulan kemudian, ruam kemerahan tersebut terus berkembang menjadi bercak merah yang melingkar. Dia juga mulai mengalami sakit perut, diare, dan muntah.

Pemeriksaam kolonoskopi menunjukkan perempuan tersebut ternyata mengalami kanker anus tipe IIA. Sebelum memulai radiasi dan kemoterapi, wanita itu menemui dokter kulit sehingga ruamnya dapat diobati.

"Dia menerima diagnosis klinis eritema gyratum repens, ruam paraneoplastik yang jarang terjadi, biasanya berhubungan dengan kanker payudara, paru-paru, atau kanker kerongkongan," demikian keterangan dalam laporan kasus itu.

Dia dirawat dengan steroid dan obat yang biasanya digunakan untuk nyeri saraf. Tiga bulan kemudian, ruam mereda dan dia pun menjalani kemoterapi dan radiasi.

Pada kunjungan lanjutan di bulan kedelapan, kanker tetap dalam remisi dan ruam belum sembuh.

Erythema gyratum repens adalah kondisi yang langka. Menurut MedScape, kurang dari 100 kasus ditemukan dalam literatur medis.

Bagaimana dan mengapa kondisi ini terjadi tidak diketahui walaupun diduga itu bisa menjadi respon imun di mana antigen dari tumor bereaksi dengan antigen kulit. (Himedik/Yuliana Sere)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 5 Penyebab Ruam Merah pada Leher Bayi

Ini 5 Penyebab Ruam Merah pada Leher Bayi

Health | Minggu, 13 Januari 2019 | 14:28 WIB

Mencerahkan Ketiak dalam 10 Hari, Pakai Tiga Bahan Alami Ini

Mencerahkan Ketiak dalam 10 Hari, Pakai Tiga Bahan Alami Ini

Lifestyle | Kamis, 10 Januari 2019 | 14:05 WIB

Celana Ketat 'Fashion Nova' Klaim Dapat Kencangkan Bokong Lho

Celana Ketat 'Fashion Nova' Klaim Dapat Kencangkan Bokong Lho

Lifestyle | Minggu, 30 Desember 2018 | 20:30 WIB

Waspada, Serangan Jantung Bisa Jadi Gejala Kanker Lho!

Waspada, Serangan Jantung Bisa Jadi Gejala Kanker Lho!

Health | Kamis, 27 Desember 2018 | 15:01 WIB

Bentuk Bokong Bisa Gambarkan Kepribadian dan Kesehatan Anda, Catat Ya!

Bentuk Bokong Bisa Gambarkan Kepribadian dan Kesehatan Anda, Catat Ya!

Health | Minggu, 09 Desember 2018 | 19:10 WIB

Seks Anal Memicu Infeksi hingga Kanker Anus

Seks Anal Memicu Infeksi hingga Kanker Anus

Lifestyle | Sabtu, 19 April 2014 | 18:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB