Seorang Bocah Meninggal Akibat Infeksi dari Kotoran Burung Dara

Vika Widiastuti
Seorang Bocah Meninggal Akibat Infeksi dari Kotoran Burung Dara
Kotoran burung pada patung - (Pixabay/MargaretD)

Bocah yang tidak disebutkan identitasnya itu meninggal pada Desember.

Suara.com - Sekretaris Kesehatan Skotlandia Jeane Freeman menyampaikan, seorang bocah meninggal akibat infeksi yang berkaitan dengan kotoran burung dara

Bocah yang tidak disebutkan identitasnya itu meninggal pada Desember. Dia merupakan pasien kedua di Queen Elizabeth University Hospital yang telah dikonfirmasi mengidap infeksi tersebut.

Pemeriksaan post-mortem-nya mengungkapkan bahwa Cryptococcus merupakan faktor penyebab kematiannya.

Burung dara atau burung merpati - (Unsplash/Rafael Rodrigues Machado)
Burung dara atau burung merpati - (Unsplash/Rafael Rodrigues Machado)

Menurut Pusat Nasional Informasi Bioteknologi (NCBI), dikutip HiMedik dari Fox News, Rabu (23/1/2019), Cryptococcus pada dasarnya menginfeksi orang yang tertekan kekebalannya dan ditularkan melalui paparan tanah atau kotoran burung yang terkontaminasi.

Gejalanya antara lain demam, sakit kepala, leher kaku, malaise, fotofobia, mual, dan muntah. Koma dan kematian juga bisa terjadi karena infeksi ini.

Langkah-langkah pengendalian infeksi pun diberlakukan, salah satunya tes asap. Pasien yang rentan terhadap penyakit ini juga diberi perawatan pencegahan.

"Mereka menemukan ada celah yang sangat kecil di luar plant room, di mana burung dara jelas-jelas masuk," kata Freeman kepada STV News. "Celah itu tidak terlihat oleh mata telanjang. Mereka bisa menemukannya melalui tes asap. Sekarang jelas sudah ditutup."

HiMedik.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS