Hii, Sindrom Syok Toksik Bikin Tangan Perempuan Ini Diamputasi

M. Reza Sulaiman

Kamis, 03 Januari 2019 | 20:05 WIB
Hii, Sindrom Syok Toksik Bikin Tangan Perempuan Ini Diamputasi
Perempuan ini mengalami sindrom syok toksik hingga harus diamputasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan asal Indiana, Amerika Serikat, harus rela tangan dan kakinya diamputasi akibat penyakit sindrom syok toksik yang dialaminya.

Anna Norquist, seorang mantan pesenam, diketahui sudah menjalani 10 kali operasi akibat penyakit sindrom syok toksik yang dideritanya.

Dilansir The Sun, Anna mengalami kesulitan menggerakkan tubuh dan mengangkat kepala beberapa jam sepulang menonton konser.

Dalam hitungan jam, tubuhnya mengalami kekakuan hingga mati rasa. Ia pun dilarikan ke rumah sakit, dan diketahui mengalami infeksi peradangan yang menyebar ke aliran darah.

Dokter sempat kehilangan harapan soal kemampuan Anna bertahan hidup. Untuk menyelamatkan nyawanya, keluarga pun harus setuju Anna menjalani amputasi di tangan dan kaki.

Sindrom syok toksik sendiri disebabkan oleh bakteri staphylococcus atau streptococcus. Bakteri ini biasanya ditemukan hidup pada kulit manusia.

Bakteri ini bisa menginfeksi ke dalam tubuh, dan juga berkembang biak pada hidung atau mulut. Ketika bakteri menginfeksi, maka mereka akan melepas racun yang kemudian akan menghentikan kerja organ serta merusak sel dan jaringan.

Berikut beberapa risiko yang bisa meningkatkan seseorang terkena sindrom syok toksik.

1. Menggunakan tampon terutama jika kamu membiarkannya lebih lama dari yang direkomendasikan atau bisa juga kamu menggunakan tampon dengan kekuatan penyerap super.

baca juga

2. Menggunakan kontrasepsi penghalang pada wanita

3. Kerusakan pada kulit seperti luka atau terbakar

4. Persalinan

5. Mengalami infeksi stafilokokus atau infeksi streptokokus, seperti impetigo atau selulitis

Himedik/Yuliana Sere

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali, Dua Jenis Penyakit yang Sering Menyerang Pankreas

Kenali, Dua Jenis Penyakit yang Sering Menyerang Pankreas

Health | Senin, 31 Desember 2018 | 11:14 WIB

Hati-hati, Lima Penyakit Ini Kerap Menyerang Saat Musim Liburan

Hati-hati, Lima Penyakit Ini Kerap Menyerang Saat Musim Liburan

Health | Minggu, 30 Desember 2018 | 13:30 WIB

Ini Saran Dokter untuk Antisipasi Penyakit Pasca Bencana Tsunami Banten

Ini Saran Dokter untuk Antisipasi Penyakit Pasca Bencana Tsunami Banten

Health | Sabtu, 29 Desember 2018 | 17:00 WIB

Menatap Matahari Langsung dapat Obati Berbagai Penyakit?

Menatap Matahari Langsung dapat Obati Berbagai Penyakit?

Health | Minggu, 23 Desember 2018 | 09:49 WIB

Tahun 2019, Penyakit Ini Akan Masih Membayangi Indonesia

Tahun 2019, Penyakit Ini Akan Masih Membayangi Indonesia

Health | Sabtu, 22 Desember 2018 | 10:00 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB