Menu MPASI Jangan Cuma Sayur-Buah, Ini Kata Pakar Nutrisi!

Jum'at, 25 Januari 2019 | 18:30 WIB
Menu MPASI Jangan Cuma Sayur-Buah, Ini Kata Pakar Nutrisi!
Ilustrasi pemberian makanan pendamping ASI bukan hanya sayur dan buah. (Shutterstock)

Suara.com - Menu MPASI Jangan Cuma Sayur-Buah, Ini Kata Pakar Nutrisi!

Belakangan tren pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi di atas enam bulan semakin berkembang. Ada bayi yang diberi MPASI dengan teknik baby lead weaning (BLW) dan ada pula yang diberi MPASI menu tunggal seperti hanya sayur saja atau buah saja.

Tapi ternyata menurut pakar, menu MPASI seperti ini salah kaprah lho.

Disampaikan Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik FKUI/RSCM, Dr dr Damayanti Rusli Sjarif, Sp A(K), anak berbeda dengan orang dewasa. Jika orang dewasa harus membatasi konsumsi lemak dan memperbanyak sayur dan buah, maka pada anak justru sebaliknya. Ya, bayi yang baru memulai MPASI justru dianjurkan untuk memperbanyak asupan sumber protein hewani.

"Salah kaprah. Sayur mayur di kasih ke bayi. Padahal itu tidak utama. Untuk membentuk otak, karbohidrat, protein, lemak itu yang dibutuhkan. Protein utamakan hewani, karena dalam ASI, komposisi protein hewani lebih banyak. Kandungan asam amino pada protein hewani lengkap," ujar Dr dr Damayanti dalam temu media belum lama ini.

Ia mengkritisi tren pemberian puree sayur dan buah, atau tepung-tepung organik berbasis nabati karena makanan dengan sumber tunggal seperti ini tidak mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Boleh saja memberikan puree buah atau sayur, tapi harus ada protein hewani.

"Susu dan telur adalah sumber protein hewani yang paling baik. Diikuti dengan produk susu, unggas, ikan, hati, dan daging. Jadi, sumber hewani tidak harus mahal. Anak bisa diberi telur, hati ayam, dan berbagai jenis ikan lokal yang harganya relatif terjangkau," imbuh dia.

Bunda juga tidak boleh bingung dalam menyiapkan menu MPASI anak. Kenalkan saja dengan makanan yang dikonsumsi Anda dan keluarga sehari-hari. Misalnya suka nasi uduk? Boleh kok bayi diberi nasi uduk, asalkan jangan lupa dilumatkan sehingga teksturnya halus dan bisa dikonsumsi anak ya.

"Makanan keluarga tapi teksturnya halus. Misalnya nasi uduk pakai telur. Blender halus kasih dia. Anak kan sebenarnya mengenal makanan ibu sejak di perut. Air ketuban, ASI itu rasanya seperti makanan yang dikonsumsi ibu," tandas dia.

Baca Juga: Temui Petani Karet di Jambi, Sandiaga Teken Kontrak Politik

Jadi pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi di atas enam bulan bukan hanya sayur dan buah ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI