Anak Alami Kecanduan Game? Ini Cara Bantu Anak Tidak Ketergantungan

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 26 Januari 2019 | 17:30 WIB
Anak Alami Kecanduan Game? Ini Cara Bantu Anak Tidak Ketergantungan
Ilustrasi mengatasi anak yang kecanduan game. (Shutterstock)

Suara.com - Anak Alami Kecanduan Game? Ini Cara Bantu Anak Tidak Ketergantungan.

Andrew Ryan Samuel, remaja berusia 16 tahun ini mengaku pernah mengalami kecanduan bermain game. Dalam sehari Ia bisa menghabiskan waktu selama 12 jam untuk duduk di depan layar laptop untuk bermain game.

Untungnya kecanduan game itu hanya berlangsung 1.5 tahun. Kini Ia berhasil lepas dari adiksi itu dan mengalihkan passion-nya sebagai motivator muda.

Ia pun memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua yang memiliki anak kecanduan terhadap game. Pertama kata Andrew, jangan biasakan memberi anak hiburan melalui gawai.

Ia mencontohkan banyak anak kecil yang diberi tontonan Youtube saat makan atau diberi gawai agar berhenti menangis.

"Anak 1-5 tahun jangan biasakan buka Youtube sambil makan. Seakan-akan Youtube itu baby sitter. Jangan pernah kasih hp ketika anak menangis. Lebih baik kasih buku. Kalau jadi kebiasaan dari kecil maka akan jadi kecanduan ketika besar," ujar Andrew dalam seminar yang dibawakannya di Casa Living Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

Langkah kedua, orangtua bisa memberikan aktivitas yang menarik di dunia nyata bagi anak agar terlepas dari kecanduan game.

Berdasarkan pengalamannya, Andrew mengalihkan kecanduan game ini dengan mendaftar sebagai anggota gym dan aktif menjalani gaya hidup sehat. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, Andrew merasa lebih percaya diri dan mendapat penerimaan di dunia nyata.

"Developer game melakukan berbagai cara agar orang menggunakannya. Nah, Anda para orangtua harus punya cara juga agar dunia nyata anak lebih menarik. Beri dukungan buat anak misalnya dia suka olahraga, suka nyanyi, ikutkan les vokal, ikutkan kompetisi. Hal ini akan mengalihkannya dengan kecanduan game," imbuh Andrew.

baca juga

Selanjutnya orangtua bisa berdiskusi dengan anak untuk memberi target spesifik agar terlepas dari kecanduan game. Misalnya, mulai membatasi untuk bermain game selama satu jam setiap hari, atau hanya boleh dilakukan di waktu tertentu, seperti akhir pekan atau liburan.

"Sebenarnya bermain game itu boleh. Asal tidak mengorbankan tiga hal, yaitu pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial," imbuh dia.

Nah, cara yang paling ekstrem, kata Andrew, orangtua bisa meminta anak menghapus aplikasi game atau hal yang berkaitan dengan game. Umumnya untuk mengunduh software game butuh waktu lama.

Ketika sudah terhapus, biasanya harus memulai dari awal dan membuat kita malas untuk menggunakannya.

"Sebenarnya alasan orang kecanduan game, karena dunia nyata tidak terlalu menarik untuk dia. Karena sebenarnya manusia suka diperhatikan, suka diterima. Nah, kalau anak kesepian dia cenderung lari ke game dan berinteraksi dengan komunitas di dunia maya," ceritanya.

Jadi, kecanduan game tidak baik untuk anak. Untuk mencegah sekaligus melepaskan diri dari ketergantungan game, maka  anak harus diberi perhatian oleh orangtuanya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa yang Membuat Anak Bahagia? Ternyata Bukan Mainan Lho

Apa yang Membuat Anak Bahagia? Ternyata Bukan Mainan Lho

Health | Kamis, 24 Januari 2019 | 16:00 WIB

Kreatif, Begini Cara Bocah Ini Kumpulkan Uang untuk Beli PlayStation 4

Kreatif, Begini Cara Bocah Ini Kumpulkan Uang untuk Beli PlayStation 4

Tekno | Kamis, 27 Desember 2018 | 14:15 WIB

Anak Suka Berbohong? Mulai Lakukan Ini Untuk Membiasakannya Jujur

Anak Suka Berbohong? Mulai Lakukan Ini Untuk Membiasakannya Jujur

Health | Kamis, 13 Desember 2018 | 16:30 WIB

Terkini

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:20 WIB

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:08 WIB

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

×