Kemenkes: Korban Meninggal karena DBD Capai 145 Orang

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 02 Februari 2019 | 14:37 WIB
Kemenkes: Korban Meninggal karena DBD Capai 145 Orang
Nyamuk Aedes Aegypti yang menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD). (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kemenkes: Korban Meninggal karena DBD Capai 145 Orang

Tingginya angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia diprediksi masih akan berlanjut. Hingga tanggal 1 Februari 2019, sudah ada 15.132 orang dirawat karena DBD, dengan korban meninggal 145 orang.

Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi, mengatakan provinsi paling tinggi yang terjadi kasus DBD dan kematian akibat DBD ialah Provinsi Jawa Timur dengan 3.074 kasus dan 52 kematian.

Kasus terbanyak kedua ialah Jawa Barat dengan 2.204 kejadian dan 14 meninggal dunia, NTT dengan 1.092 kejadian dan 13 meninggal dunia, dan Sumatera Utara 1.071 kejadian dan 13 meninggal dunia.

Nadia mengatakan kejadian penyakit DBD ini masih dalam tahap bisa dikendalikan dengan ada beberapa wilayah yang sudah mulai mengalami penurunan kasus demam berdarah.

"Data sekarang Kapuas sudah mencabut (status KLB), Manggarai Barat kasusnya mulai turun walau ada satu dua. Kita harus spesifik masing-masing daerah, yang kita lihat masih naik di Jawa Timur," kata dia, dilansir Antara.

Sebagai perbandingan pada tahun-tahun sebelumnya, Kemenkes mencatat terjadi 53.075 kasus DBD pada 2018, 68.407 kasus di 2017, dan 204.171 kasus di tahun 2016.

Nadia mengemukakan paling banyak kasus kesakitan DBD terjadi pada anak-anak di rentang usia 9-14 tahun. Dia menjelaskan kasus penyakit DBD bisa saja menurun setelah musim hujan berakhir asalkan populasi nyamuk yang menurun.

Kemenkes sangat menekankan intervensi dengan pengendalian populasi nyamuk pembawa virus dengue yaitu nyamuk aedes aegypti.

"Prinsipnya kita mengendalikan nyamuk, ini yang utama," jelas Nadia.

Kemenkes, kata dia, telah melakukan intervensi sejak awal musim penghujan di akhir tahun 2018 sehingga populasi nyamuk saat curah hujan mulai tinggi pada Januari dan Februari dapat ditekan. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Terinfeksi Demam Berdarah, Mungkinkah Tertular Kembali?

Pernah Terinfeksi Demam Berdarah, Mungkinkah Tertular Kembali?

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 20:05 WIB

Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!

Cegah DBD Menyerang Keluarga, Jangan Gantung Pakaian di Kamar Ya!

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 18:48 WIB

Sepanjang Januari 2019, Ada 13.683 Kasus DBD di Indonesia

Sepanjang Januari 2019, Ada 13.683 Kasus DBD di Indonesia

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 18:15 WIB

662 Orang Kena DBD di Jakarta, Terbanyak Ada di Jakarta Selatan

662 Orang Kena DBD di Jakarta, Terbanyak Ada di Jakarta Selatan

Health | Rabu, 30 Januari 2019 | 17:18 WIB

Kasus DBD di Jakarta Naik, 613 Orang Terinfeksi Selama Januari 2019

Kasus DBD di Jakarta Naik, 613 Orang Terinfeksi Selama Januari 2019

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:15 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB