Muntah Tiap 30 Menit, Bayi Nyaris Meninggal karena Dehidrasi Ekstrem

M. Reza Sulaiman
Muntah Tiap 30 Menit, Bayi Nyaris Meninggal karena Dehidrasi Ekstrem
Muntah tiap 30 menit sebabkan bayi alami dehidrasi ekstrem. (Shutterstock)

Dehidrasi ekstrem karena muntah tiap 30 menit, bayi ini nyaris meninggal dunia.

Suara.com - Muntah Tiap 30 Menit, Bayi Nyaris Meninggal karena Dehidrasi Ekstrem

Seorang bayi mengalami dehidrasi ekstrem akibat muntah tiap 30 menit. Karenanya, bayi berusia 9 bulan tersebut nyaris meninggal dunia.

Samantha Marwood (31) menyebut bayinya yang bernama Vincent muntah berulang kali tiap 30 menit. Percobaan memberikan susu dan air gagal dan terus dimuntahkan oleh sang bayi.

Tak merasa badan anaknya panas, Samantha sempat menyangka anaknya sudah membaik. Namun setelah beberapa jam masih juga muntah, ia menyadari ada hal serius yang terjadi pada anaknya.

"Dia tidak memiliki energi, bahkan dia tidak bisa mengangkat kepalanya. Saya memeriksa popoknya dan itu kering, terakhir kami ganti lima jam sebelumnya juga kering," jelas Samantha seperti dilansir Himedik dari The Sun.

"Tubuhnya merah cerah seperti terbakar matahari, namun tangan dan kakinya sedingin es dan mulai kelabu."

Dengan bantuan ambulans, Vincent pun dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami dehidrasi ekstrem yang membuat gula darahnya turun dan menyebabkan kehilangan kesadaran.

Dokter mengatakan tubuhnya dalam kondisi mati, mengacu pada risiko kejang, kegagalan organ, kehilangan anggota tubuh, dan kematian yang dialaminya akibat dehidrasi ekstrem.

"Dokter memberi tahu saya bahwa tubuhnya sedang 'mati' lengan dan kakinya tidak responsif dan lemas, ini adalah tubuhnya yang berusaha melindungi otak dan organ vitalnya," jelas Samantha.

Petugas medis di Hull Royal Infirmary menyatakan bahwa gula darah Vincent turun menjadi 1,7. Padahal kadar glukosa normal untuk bayi adalah sekitar 5-7.

Setelah dipompa dengan cairan, glukosa dan antibiotik, kondisi Vincent mulai membaik. Dokter mengatakan kepada Samantha bahwa seluruh cobaan ini bisa dihindari seandainya dia memberikan bayinya sachet rehidrasi murah seperti Dioralyte.

Dioralyte bekerja dengan mengganti air dan garam tubuh yang penting dalam kasus penyakit parah dan diare, dan itu dapat bekerja untuk bayi maupun orang dewasa.

Samantha sekarang ingin semua orang tua sadar akan kemudahan pengobatan murah yang dapat membantu mencegah penurunan gula darah yang fatal pada anak-anak. (Himedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS