Cegah Panas Dalam saat Puasa dengan Banyak Minum

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 25 Mei 2018 | 19:30 WIB
Cegah Panas Dalam saat Puasa dengan Banyak Minum
Ilustrasi panas dalam. (Shutterstock)

Suara.com - Panas dalam mengacu pada penyakit di mana tubuh sedikit lebih sensitif terhadap panas, dengan gejala berupa sakit tenggorokan, rasa haus yang berlebihan, sariawan, tidak nyaman di pencernaan, dan bibir pecah-pecah. Risiko panas dalam biasanya meningkat saat kita sedang puasa.

Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Sint Carolus, dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD, M.Epid, menjelaskan bahwa puasa memang mengubah proses metabolisme tubuh karena ada waktu di mana kita tidak makan. Hal ini akan memengaruhi kinerja semua organ tubuh.

Puasa sebenarnya sangat bermanfaat untuk kesehatan, bahkan pada pasien penyakit kronis seperti diabetes atau maag. Namun, puasa sehat harus mematuhi beberapa aturan, salah satunya dengan banyak minum. Masalah yang paling sering ditemui adalah masalah kekurangan cairan dan mineral.

Selain tidak teratur minum, beberapa kebiasaan kurang baik seperti terlalu lelah dan banyak beraktivitas sehingga keluar banyak keringat, juga rentan menyebabkan dehidrasi.

“Kekurangan asupan cairan akan menyebabkan beberapa gangguan. Selain menyebabkan dehidrasi, atau yang orang sebut panas dalam, kekurangan cairan dan mineral rentan menyebabkan tubuh lemas dan mudah terserang penyakit lain. Pada saat itu, tenggorokan menjadi kering sehingga bakteri atau virus akan mudah masuk ke dalam tubuh,“ jelas dr. Aswin dalam acara diskusi Puasa Nyaman Tanpa Panas Dalam di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Gejala panas dalam dirasakan oleh orang awam sebagai sumeng (suhu sedikit meningkat), kulit kering, bibir pecah, mulut kering, dan tidak nyaman di pencernaan. Untuk mencegah panas dalam saat puasa, dr. Aswin menyarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineral alami selama puasa.

“Siang hari, kita tidak makan atau minum, sehingga asupan cairan dimaksimalkan ketika buka puasa maupun sahur. Selain air putih, kita bisa minum cairan yang memang dikhususkan untuk mencegah panas dalam," tambah dia.

Membahas mengenai kebiasaan orang Indonesia yang buka puasa dengan menyantap es dan gorengan, menurut dr. Aswin, makanan sebenarnya tidak terlalu berkontribusi pada panas dalam. Boleh saja makan gorengan saat buka puasa, tetapi harus diimbangi dengan asupan cairan yang cukup dan mineral sebagai penyeimbang.

Yuna Eka Kristina, Senior PR Manager PT Kino Indonesia Tbk, menjelaskan bahwa Larutan Cap Kaki Tiga dapat menjadi solusi untuk mencegah panas dalam di bulan puasa. Khasiat Larutan Cap Kaki Tiga sudah terbukti selama puluhan tahun, dengan kandungan Gypsum Fibrosum yang berfungsi mendinginkan tubuh, dan mineral Calcitum yang larut dalam air.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Negara Ini Punya Waktu Puasa Terpendek

Lima Negara Ini Punya Waktu Puasa Terpendek

Lifestyle | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:01 WIB

Empat Tips Traveling Asyik Saat Puasa

Empat Tips Traveling Asyik Saat Puasa

Lifestyle | Kamis, 24 Mei 2018 | 12:43 WIB

Ini Mengapa Puasa Rentan Sakit Kepala

Ini Mengapa Puasa Rentan Sakit Kepala

Health | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

×