Ajarkan Anak Tentang Otonomi Tubuh Sejak Dini, Begini Caranya

Minggu, 24 Februari 2019 | 13:45 WIB
Ajarkan Anak Tentang Otonomi Tubuh Sejak Dini, Begini Caranya
Ilustrasi ajarkan anak tentang otonomi tubuh sejak dini. (Shutterstock)

Suara.com - Ajarkan Anak Tentang Otonomi Tubuh Sejak Dini, Begini Caranya.

Pembicaraan kesadaran dan otonomi tubuh adalah percakapan paling awal yang dapat dilakukan orang tua dengan anak-anak untuk mendukung kesehatan dan keselamatan mereka.

Pendidik seks, Melissa Carnagey mengatakan, hal ini dapat membuat anak memahami persetujuan dan menghindari perilaku seksual yang salah.

Untuk menginformasikan diskusi awal ini, HuffPost berbicara dengan Carnagey dan pendidik seks Lydia M. Bowers tentang cara terbaik untuk mengeksplorasi topik bagian pribadi dan otonomi tubuh dengan anak-anak.

Berikut ini adalah panduan dan tips yang didukung para ahli untuk diingat oleh orang tua dan pengasuh.

1. Gunakan bahasa yang tepat untuk menjelaskan bagian tubuh pribadi

"Bagian tubuh adalah bagian tubuh adalah bagian tubuh. Mengucapkan "penis", "testis", "vulva" dan "vagina" bukanlah kata-kata yang buruk. Orang tua harus merasa nyaman menggunakan istilah-istilah ini.

"Tanpa ragu, orang tua akan menggunakan istilah yang akurat untuk bagian tubuh seperti siku, lutut dan hidung, sehingga bagian seperti penis, vulva, vagina dan anus juga tidak boleh berbeda," kata Carnagey.

Ada beberapa alasan mengapa anak-anak harus mempelajari istilah yang tepat untuk bagian pribadi dibandingkan nama-nama panggilan. Salah satunya adalah memiliki bahasa dan konteks yang tepat dapat membantu anak-anak berkomunikasi dengan jelas tentang tubuh mereka. Ini penting ketika mereka memberi tahu dokter atau pengasuh di mana sesuatu sakit atau gatal.

Baca Juga: Nikmati Burger, Pria Ini Nyaris Telan Sekrup Berkarat

"Ketika kita menghindari mengatakan kata-kata tersebut, kita secara tak sadar menanamkan rasa malu, sehingga bagian tersebut seakan menjadi sesuatu yang harus dihindari," ungkapnya.

Bowers menambahkan bahwa menggunakan istilah yang benar berguna dalam mengajar anak-anak cara menjaga tubuh mereka agar tetap bersih dan sehat.

2. Hindari bahasa yang lucu

Meskipun tergoda untuk menggunakan bahasa-bahasa lucu ketika berbicara dengan anak-anak kecil tentang tubuh mereka, ketahuilah ini dapat menyebabkan masalah.

“Satu masalah adalah ada begitu banyak istilah alternatif dan banyak dari mereka memiliki arti lain. Ini bisa berisiko menyebabkan anak disalahpahami oleh orang lain, terutama jika mereka telah mengalami sentuhan yang tidak aman ke bagian tubuh mereka dan perlu melaporkannya," kata Carnagey.

3. Kenalkan otonomi tubuh dalam situasi sehari-hari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI