Stunting Bisa Dicegah Sejak Sebelum Kehamilan

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 25 Februari 2019 | 16:11 WIB
Stunting Bisa Dicegah Sejak Sebelum Kehamilan
Ilustrasi ibu hamil makan makanan bergizi. [shutterstock]

Suara.com - Gizi buruk dan stunting masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Hal ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Namun menurut ahli gizi dari Youvit, Rachel Olsen, sebenarnya stunting dapat dicegah sejak dini oleh para calon ibu. "Sebenarnya pencegahan stunting itu harus dimulai dari kesadaran ibu terlebih dahulu. Asupan nutrisi sehat dan olahraga yang teratur bisa menjadi langkah awal yang baik untuk menyiapkan diri sebelum kehamilan,” ucapnya di sela-sela acara Youvit Media & Community Fit Kids di Rockstar Gym Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B9 dan asam folat yang baik saat mempersiapkan kehamilan dan masa kehamilan tahap awal (trimester pertama). Vitamin B9 dan asam folat bisa ditemukan dalam sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi dan selada, serta biji-bijian dan kacang-kacangan.

Hal ini sangat penting untuk diingat oleh setiap calon ibu, karena ketika anak mengalami stunting, kondisinya tidak dapat dikembalikan seperti anak normal lainnya.

"Karena kalau hamil itu kan, apapun yang ibu makan diserap oleh bayi di dalam kandungannya. Kalau ibunya tidak makan makanan bergizi, maka bayi di dalam kandungannya juga tidak menyerap apa-apa, ini yang akan membuat mereka mengalami stunting setelah dilahirkan," ungkapnya.

Oleh karena itu, sebaiknya setiap calon ibu dapat melakukan pencegahan dengan makan makanan bergizi tinggi setiap hari, baik selama dan sesudah masa kehamilan. Nutrisi ini yang nantinya membantu organ dalam bayi untuk tumbuh normal.

Asupan anak selama masa MPASI juga perlu diperhatikan, pilih bahan makanan alami seperti sayur dan buah. Ini juga bagus untuk membiasakan mereka untuk makan yang sehat ke depannya.

"Nah, saat anak sudah bisa makan lebih beragam, orangtua sebaiknya juga memberikan tambahan multivitamin agar memaksimalkan nutrisi anak," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Gemuk Ternyata Bisa Alami Stunting Juga Lho

Anak Gemuk Ternyata Bisa Alami Stunting Juga Lho

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 15:36 WIB

Jokowi ke Penerima Bantuan: Ketahuan Beli Rokok, Kartunya Dicabut

Jokowi ke Penerima Bantuan: Ketahuan Beli Rokok, Kartunya Dicabut

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 18:17 WIB

Nesting, Dorongan Beberes pada Ibu Hamil, Apa yang Harus Diperhatikan?

Nesting, Dorongan Beberes pada Ibu Hamil, Apa yang Harus Diperhatikan?

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:05 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB