Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berpelukan Seusai 27 Hari Terpisah

Vika Widiastuti, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 12 Maret 2019 | 06:40 WIB
Bayi Kembar yang Lahir Prematur Ini Berpelukan Seusai 27 Hari Terpisah
Seorang pegang kaki bayi kembarnya yang lahir prematur. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah kejadian menakjibkan terjadi. Ibu bernama Ann Le menyaksikan bayi kembar yang ia lahirkan berpelukan di atas tubuhnya saat dipertemukan untuk kali pertama di luar rahim Ann.

Dikutip Himedik.com dari Metro.co.uk, Minggu (10/3/2019), wanita asal Melbourne, Australia, itu diberi tahu bahwa dia akan memiliki anak kembar monoamniotik monokorionik. Sayangnya, kedua anaknya lahir 12 minggu lebih awal, yang menimbulkan risiko tambahan.

Untungnya, dua anak perempuan Ann lahir dengan selamat. Karena beberapa komplikasi setelah lahir, kedua gadis itu, Zoe dan Olivia, dipisahkan selama 27 hari.

Begitu dipertemukan kembali untuk kali pertama, mereka saling berpelukan, dan momen mengharukan itu terabadikan dalam sebuah foto.

Ann dan suaminya, Jason Poon, tahu kehamilan ini berisiko tinggi karena Zoe dan Olivia adalah kembar monoamniotik monokorionik, suatu kondisi langka di mana si kembar selalu identik, berbagi plasenta dan kantung ketuban, tetapi memiliki dua tali pusar yang terpisah.

Keluarga Jason Poon dan Ann Le - (Instagram/@momotwinexperience)
Keluarga Jason Poon dan Ann Le - (Instagram/@momotwinexperience)

Kembar monoamniotik berkembang ketika embrio tidak membelah sampai setelah pembentukan kantung ketuban sekitar 9-13 hari setelah pembuahan.

Kehamilan ini biasanya berisiko tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi tali pusar, kadar cairan ketuban abnormal, berat lahir rendah, atau bahkan Twin-to-Twin Transfusion Syndrome, ketika koneksi pembuluh darah yang abnormal terbentuk di dalam plasenta dan memungkinkan darah mengalir secara tidak merata pada kedua bayi.

Ketika detak jantung Zoe dan Olivia menjadi tidak menentu sebelum persalinan, Ann harus menjalani operasi caesar darurat dini. Setelah dilahirkan, kedua bayi perempuan itu memiliki berat hanya 0,9 kilogram dan harus dilarikan ke Neonatal Intensive Care Unit (NICU) selama 27 hari, di mana mereka dirawat secara terpisah.

Di Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret 2019 lalu, Ann menulis tentang kedua putrinya dan betapa kuatnya mereka. Mereka masih harus dirawat di rumah sakit, mungkin baru boleh pulang pada April nanti, bulan di mana mereka seharusnya baru lahir.

Namun, saat ini mereka juga harus menjalani operasi jantung, yang bisa saja menggagalkan jadwal mereka keluar dari rumah sakit. Ann pun berharap, Zoe dan Olivia bisa berjuang melalui semuanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Viral Pria Teriak Histeris Saat Coba Rasakan Sensasi Melahirkan

Video Viral Pria Teriak Histeris Saat Coba Rasakan Sensasi Melahirkan

Health | Senin, 11 Maret 2019 | 17:08 WIB

Belum Pernah Berhubungan Seks karena Kondisinya, Wanita Ini Melahirkan Bayi

Belum Pernah Berhubungan Seks karena Kondisinya, Wanita Ini Melahirkan Bayi

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 14:25 WIB

Dinyatakan Menopause, Wanita 50 Tahun Ini Melahirkan Bayi Laki-laki

Dinyatakan Menopause, Wanita 50 Tahun Ini Melahirkan Bayi Laki-laki

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 10:27 WIB

4 Aturan Mengejan yang Benar Bagi Ibu Melahirkan

4 Aturan Mengejan yang Benar Bagi Ibu Melahirkan

Health | Senin, 04 Maret 2019 | 14:08 WIB

Gennya Diubah Sebelum Lahir, Bayi Kembar Ini 'Tak Sengaja' Jadi Cerdas

Gennya Diubah Sebelum Lahir, Bayi Kembar Ini 'Tak Sengaja' Jadi Cerdas

Health | Jum'at, 01 Maret 2019 | 06:05 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB