RSIJ Cempaka Putih Jadi RS Swasta Pertama yang Buka Layanan TB MDR

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Kamis, 07 Maret 2019 | 14:33 WIB
RSIJ Cempaka Putih Jadi RS Swasta Pertama yang Buka Layanan TB MDR
Workshop kesehatan di RSIJ Cempaka Putih [Suara.com/Firsta]

Suara.com - RSIJ Cempaka Putih Jadi RS Swasta Pertama yang Buka Layanan TB MDR.

Penyakit tuberkulosis (TB) masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia. Jangka waktu pengobatan yang lama hingga mencapai enam bulan menjadi salah satu alasan mengapa banyak pasien TB yang lalai mengonsumsi obat secara teratur.

Hal ini memicu kuman TB di tubuh bermutasi dan tak lagi mempan diberi obat biasa. Pasien pun harus menjalani pengobatan TB resisten yang lebih lama dengan efek samping yang berat. Nah di Jakarta, pelayanan TB resisten biasanya dilakukan oleh fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Namun ada rumah sakit swasta yang melayani pengobatan TB resisten yakni RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Disampaikan dr Cut Yulia Sp P dari RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, pelayanan ini dimulai sejak Mei 2016 lalu.

Sebelumnya pada 2014, RSIJ Cempaka Putih mendapatkan bantuan mesin GeneXpert untuk membantu diagnosis tuberkulosis resisten. Dengan keberadaan mesin ini, barulah pada 2015, rumah sakit tersebut menjadi sub rujukan untuk TB MDR.

"Sejak itu juga kami memberikan pelatihan TB MDR untuk para perawat dan dokter. Hingga pada Mei 2016 kami menerima pasien TB MDR pertama yang menjalani pengobatan di RSIJ Cempaka Putih," ujar dr Cut dalam workshop yang dihelat ARSADA di Jakarta, Kamis (7/3/2019).

Alur pelayanan untuk pasien TB MDR di rumah sakit ini sendiri kata dr Cut dimulai dari hasil pemerikaaan yang didapat dari petugas laboratorium. Ketika hasil TCM pasien positif rifampicin resisten maka akan diinformasikan ke tim pelayanan TB MDR untuk ditangani sesuai prosedur.

"Lalu 7 hari kemudian pasien baru memulai pengobatan TB MDR," ujar dia.

Karena bakteri TB sudah resisten maka pasien TB MDR tidak hanya mengalami masalah di paru tapi juga dapat menjalar ke organ lainnya. Itu sebabnya tim dokter yang merawat pun berasal dari berbagai divisi.

baca juga

"Pasien TB resisten masalahnya bukan hanya di paru, tapi bisa menjalar sehingga kita kerjasama dengan dokter spesialis jiwa, THT, penyakit dalam dan lainnya," imbuh dia.

Dr Cut berharap terobosan yang dilakukan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih bisa mendorong rumah sakit lainnya untuk memberikan layanan TB MDR.

"Semoga bisa jadi pendorong bahwa membuka layanan TB MDR itu bisa dilakukan setiap rumah sakit," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Gejala Mirip, Kasus Kanker Paru Bisa Dikira TBC

Punya Gejala Mirip, Kasus Kanker Paru Bisa Dikira TBC

Health | Minggu, 16 Desember 2018 | 18:40 WIB

Sama-Sama Ditandai dengan Batuk, Ini Beda Pneumonia dan TBC

Sama-Sama Ditandai dengan Batuk, Ini Beda Pneumonia dan TBC

Health | Jum'at, 16 November 2018 | 13:22 WIB

Obat TBC Jangka Pendek Sedang Diteliti di Indonesia

Obat TBC Jangka Pendek Sedang Diteliti di Indonesia

Health | Kamis, 15 November 2018 | 15:56 WIB

Terkini

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:48 WIB

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 07:15 WIB

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:45 WIB

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

4 Shio Paling Beruntung 8 November 2026: Macan hingga Babi Panen Hoki dan Rezeki

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:15 WIB

×